Ada 4 Kategori Pengaduan Soal THR, Apa Saja Kategorinya?

Dpr | Ada 4 fokus terhadap pemilahan kategori tentang pengaduan Tunjangan Hari Raya atau THR yang dilakukan oleh Menteri Ketenagakerjaan. Dimana keempat kategori tersebut meliputi THR yang terlambat bayar, belum dibayarkan, tidak dibayar, serta yang belum disepakati.

“Jadi para pengawas ketenagakerjaan turun ke lapangan untuk memastikan kondisi perusahaan dan dugaan pelanggaran pembayaran THR. Apakah perusahaan itu termasuk kategori THR belum dibayarkan atau THR belum disepakati. Karena sampai saat ini belum ada pembicaraan sama sekali terkait pembayaran THR,” kata Ida Fauziyah selaku Menaker dalam keterangan persnya (28/05/2020).

Sementara itu, ada juga kategori Tunjangan Hari Raya (THR) yang terlambat bayar. Apabila sudah ada kesepakatan dari kedua belah pihak tentang penundaan maupun penahapan pembayaran THR, disebutnya tidak menjadi masalah.

Dan yang terakhir, kata Ida Fauziyah. Terkait THR tidak dibayarkan, hal ini mesti diusut alasan serta penyebab mengapa perusahaan tersebut tidak membayar THR kepada pekerjanya.

Pun demikian, 4 kategori yang dipilah sebagai pengaduan soal THR ini telah mengerahkan para pengawas ketenagakerjaan yang tersebar di seluruh Indonesia. Dimana seluruhnya akan menindaklanjuti setiap pengaduan-pengaduan yang masuk ke dalam posko.

“Yang pasti, kita kerahkan para pengawas ketenagakerjaan di seluruh Indonesia untuk menindaklanjuti setiap pengaduan yang masuk ke posko pengaduan THR. Sehingga permasalahannya dapat segera diselesaikan,” tutur Menteri Ketenagakerjaan.

Diketahui terdapat sangat banyak pengaduan yang masuk soal pembayaran THR. Tercatat semuanya berjumlah 453 pengaduan. Rinciannya terdiri dari sebagai berikut:

  • Sebanyak 226 pengaduan akibat THR yang kunjung tidak dibayarkan
  • Ada 146 pengaduan akibat THR yang belum dibayar
  • Ada 78 pengaduan THR yang terlambat bayar
  • Ada 3 pengaduan THR yang belum disepakati

sumber: primaberita.com