Edy Rahmayadi Bertangan Dingin

MEDAN (DPR) – Kinerja Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang setahun lebih menakhodai Sumatera Utara mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan, diantaranya dari Perkumpulan Masyarakat Demokrasi 14 Sumatera Utara (De-14 Sumut). Lembaga yang dikomandoi Muhri Fauzi Hafiz ini menyebut orang nomor satu Sumut itu ‘bertangan dingin’.

Hal tersebut disampaikan Muhri Fauzi Hafiz, Ketua Perkumpulan Masyarakat De-14 Sumut. Dijelaskannya, ada dua alasan mengapa Edy Rahmayadi disebut bertangan dingin, yakni diketahui dalam dua hari berturut-turut pemerintah provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Edy Rahmayadi mendapat pengakuan yang baik dari dua lembaga yang berbeda.

“Kami dari Perkumpulan Masyarakat De-14 Sumut, berpendapat bahwa dua hal penilaian yang telah disampaikan dua lembaga terhormat dalam waktu yang berdekatan, adalah prestasi yang patut disyukuri, terlebih lagi di tengah masa yang sulit saat ini, Sumatera Utara menghadapi dinamika pandemi covid-19. Kedua hal prestasi itu adalah, penilaian opini WTP yang diberikan lembaga tinggi negara BPK RI atas kinerja pemerintah provinsi Sumatera Utara tahun 2019 dan penilaian baik atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur tahun 2019 yang diberikan lembaga DPRD Sumut. Hal ini patut kita syukuri dan mengakui dengan baik, atas kesungguhan Gubernur Edy Rahmayadi dalam ‘menakhodai kapal besar’ Sumatera Utara periode ini,” urai Muhri Fauzi Hafiz, melalui pesan whatsapp, Kamis (18/6/2020).

Menurutnya, penilaian baik dari dua lembaga yang terhormat BPK RI dan DPRD Sumut telah membuktikan kepemimpinan Gubernur Edy Rahmayadi berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku, sesuai ketentuan dan bermartabat.

“Kita mengetahui, baik lembaga BPK RI maupun DPRD Sumut merupakan lembaga yang terhormat, yang bekerja dengan amanah UU dan regulasi yang berlaku guna menjaga agar semua program pemerintah berjalan dengan baik dan benar. Kedua lembaga itu kita ketahui bekerja profesional dan penilaian yang diberikan sangat objektif didukung fakta-fakta yang ada baik di lapangan maupun dokumen-dokumen kedinasan yang ada. Oleh karena itu, kami sebut Gubernur Edy Rahmayadi adalah sosok pemimpin yang bertangan dingin, semoga prestasi ini bisa dipertahankan dan mampu membawa perubahan yang signifikan untuk Sumatera Utara yang lebih baik lagi dan Bermartabat,” terang Muhri Fauzi Hafiz.

Apakah hanya memperoleh penilaian yang baik dari dua lembaga pengawasan negara, lantas bisa disebut bertangan dingin? Nantikan penjelasan Muhri Fauzi Hafiz dalam wawancara selanjutnya..!(japs)