Edy Rahmayadi Si Tangan Dingin

Setahun sudah kepemimpinan Edy Rahmayadi (Edy) dan Musa Rajekshah (Ijek) memimpin provinsi Sumatera Utara (5 September 2018 – 5 September 2019), Sumatera Utara yang disebut negeri berbilang kaum dan miniatur Indonesia terus melaju dan berkembang.

Menurut catatan redaksi, setahun ini, Sumatera Utara telah melewati perjalanan yang lebih baik lagi. Ditandai dengan kondusifnya suasana keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pasca berakhirnya pesta Demokrasi Pilkada serentak 2018 lalu dan Pemilu Presiden dan Legislatif 2019. Seperti misalnya, tidak ditemukan konflik SARA dan kejahatan kriminal bersenjata, yang membuat masyarakat di kabupaten/kota dan Sumatera Utara resah.

Di bidang pemerintahan, setahun kepemimpinan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah, mampu memberikan kepercayaan masyarakat terhadap hasil Pilkada serentak 2018, bahkan, dalam setahun ini Edy dan Ijek telah membuktikan dibawah kepemimpinannya proses penempatan pejabat pratama eselon 2 (OPD) pemerintah provinsi Sumatera Utara berjalan dengan profesional tanpa ada Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Di bidang pendidikan dan kebudayaan, setahun kepemimpinan Edy dan IJek telah menorehkan tinta prestasi yang patut dibanggakan. Pelaksanaan penerimaan siswa baru tingkat SMA/SMK yang bebas dari intervensi dan KKN telah terwujud di seluruh wilayah Sumatera Utara dan hal itu bisa diuji, bahwa, tidak ada siswa/i titipan.

Sesunggguhnya, banyak catatan redaksi yang menguatkan kepemimpinan Edy dan Ijek cukup baik dan punya pengaruh yang positif bagi daerah provinsi Sumatera Utara. Salah satunya, pada bulan September lalu, bersama pimpinan dan anggota DPRD provinsi Sumatera Utara periode 2014-2019, Edy dan IJek atas nama pemerintah provinsi Sumatera Utara berhasil dan sepakat untuk mengesahkan APBD Perubahan tahun anggaran 2019 bersama APBD tahun 2020. Catatan ini menjadi penguat bahwa Edy Rahmayadi adalah sosok yang bertangan dingin.

Post Author: mfh

Tinggalkan Balasan