Puan Maharani, Menjadi Ketua DPR Pertama Di Indonesia Sejak Era Presiden Sukarno

Puan Maharani Nakshastra Kusyala resmi menjadi Ketua DPR periode 2019 – 2024 usai dilantik pada hari selasa (1 Oktober 2019), Dia menjadi ketua DPR perempuan pertama di indoneisa.

Usai pelantikan, para anggota baru DPR ini melakukan rapat untuk menentukan jajaran pimpinan yang akan memimpin selama 5 tahun mendatang. Nama Puan Maharani pun akhirnya didapuk menjadi Ketua DPR periode 2019-2024. Hal ini disepakati dalam rapat konsultasi di DPR.


Publik mengenal Puan sebagai putri dari Presiden Indonesia ke-5 Megawati Sukarnoputri sekaligus cucu Presiden Indonesia pertama Sukarno.

Pengalaman Organisasi

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Puan Maharani

Puan memulai pengalaman keorganisasian saat masih muda dengan menjadi anggota Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pada tahun 2006. Kemudian menjadi pengurus PDI Perjuangan.

Di internal partai tersebut, Perempuan lulusan Jurusan Komunikasi Massa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Indonesia ini pernah menjadi pengurus dalam DPP PDIP bidang Politik dan Hubungan Antar Lembaga periode 2010-2015.

Puan pertama kali mengikuti pemilu pada 2009. Ia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif mewakili PDIP di daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah V yang meliputi Surakarta, Sukoharjo, Klaten dan Boyolali.

Pada pemilu 2014, Puan kembali maju sebagai caleg di dapil yang sama. Ia kembali menang dengan memperoleh 369.927 suara.

Puan kemudian ditempatkan di Komisi VI DPR yang membidangi industri, investasi, dan persaingan usaha. Ia kemudian ditunjuk menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) di kabinet kerja Presiden Joko Widodo periode 2014-2019.

Puan menjadi satu-satunya menko yang tidak terkena reshuffle atau pergantian kabinet kerja jelang satu tahun masa pemerintahan Jokowi pada Agustus 2015. Saat itu sejumlah menko diganti yakni Menko Perekonomian, Menko Maritim, dan Menkopolhukam.

Oleh beberapa pihak, hal itu dinilai tak lepas dari keberhasilan Puan mengantarkan Jokowi dan Jusuf Kalla sebagai pemenang dalam Pemilu 2014. Selain itu, Puan pun putri dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.