Bu Nawal Angkat Marwah Melayu Lewat Kain Songket

MEDAN (DPR)
Kunjungan bersama Ketua Relawan Perempuan Pembangunan Mesjid Agung Sumut (RPPMAS) dan Ketua IPEMI ke Kabupaten Batubara Minggu (6/10/2019) lalu, menyisakan hasrat di sanubari sang permaisuri dari orang nomor satu Sumut, Ibu Nawal Edy Rahmayadi. Ia ingin, para pengrajin tenun kain songket Melayu memperoleh fasilitas serta penghasilan yang setimpal dengan apa yang mereka hasilkan.

Ya, lewat kain songket, Ibu Nawal ingin mengangkat marwah Melayu, sejajar dengan budaya-budaya yang lain, yang lebih populer di tanah air. Sebab, bukan hanya karena Melayu merupakan etnis mayoritas di Sumut, tetapi lebih kepada warisan yang luar biasa.
“Selama ini kita akui, warisan budaya Melayu sangat kurang mendapat perhatian, khususnya pakaian tradisionalnya,” imbuh Bu Nawal.
Usai mengunjungi para penenun kain songket, sekaligus melihat langsung kehidupan para penenun tersebut, Bu Nawal pun bertekad akan berupaya membantu para pengrajin, dalam memproduksi maupun memasarkan hasil tenunannya.

“Saya pun ada rencana untuk merelokasi para pengarajin tersebut ke tempat yang lebih layak. Lokasinya, nanti akan didiskusikan kembali,” Ibu Nawal, mengakhiri.