Developer Kecewa, Penambahan Kuota 80 Ribu Tak Kunjung Terealisasi

MEDAN(DPR) – Dampak penambahan kuota rumah bersubsidi yang dijanjikan pemerintah pusat sebanyak 80 ribu unit untuk seluruh Indonesia juga dirasakan para pengembang di Sumatera Utara.

Sejumlah developer perumahan di Sumatera Utara mengaku kecewa pada presiden. Ini karena janji yang sempat dilontarkan presiden hingga kini tak kunjung terealisasi, yakni penambahan kuota perumahan bersubsidi sebanyak 80 ribu.

Baca juga : Minggu Ini, Apersi Akan Surati Presiden

“Padahal Presiden sudah berjanji untuk menambah kuota untuk perumahan bersubsidi sebanyak 80 ribu unit, tetapi Menteri PU PR malah menyatakan sebaliknya, tak ada anggaran untuk perumahan bersubsidi. Jangankan 80 ribu, 20 ribu pun tak ada,” sebut Yanti Nabila, Bendahara Asosiasi Perumahan Seluruh Indonesia (Apersi) Sumut, Rabu (11/10/2019).

Lebih lanjut dikatakannya, hal tersebut berdampak pada mandeknya pembangunan perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Baca juga : Gubsu Harus Memanfaatkan Momen Ini ..!

“Dengan begitu, rakyat yang sudah berharap memiliki rumah dengan harga murah, langsung pupus,” ucap Yanti.

“Untuk itu kami para pengembang, khususnya dari Apersi menagih janji bapak presiden untuk penambahan kuota yang sempat dijanjikan,” tegasnya.(japs)