Jusuf Kalla Soal Kenaikan Tarif BPJS Kesehatan : Beli Pulsa aja Jauh Lebih Mahal

MEDAN(DPR) – Wakil Presiden Jusuf Kalla menganggap kenaikan iuran BPJSS Kesehatan adalah hal yang wajar. JK menyoroti warga yang menghabiskan uang untuk hal hal konsumtif dibandingkan kesehatan

“Beli pulsa aja jauh lebih besar dari itu, masask lebih mementingkan pulsa daripada kesehatan”, kata JK Di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka, Utara Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2019)

JK mengatakan iuran BPJS Kesehatan dinaikkan agar anggaran pemerintah tidak defisit. Pemerintah sudah melakuan kerja sama dengan daerah terkait pembiayaan BPJS yang tidak akan membebani warga kurang mampu

” Naiknya tarif itu tidak akan membebani orang miskin arena PBI ( Penerima Bantuan Iuran) itu serta yang dibiayai oleh pemerintah itu lebih dari 100 juta. Sebenarnya ini hanya cara pergantian defisit karena kalau defisit pemerintah juga yang bayar yang lebih 120 juta itu”. Tutur Jusuf Kalla

Hingga Kini defisit keuangan BPJS Kesehatan diproyeksi mencapai Rp 32 triliun hingga akhir 2019. Hal ini dipicu oleh banyaknya tunggakan yang dilakukan oleh peserta mandiri pada kelompok peserta bukan penerima upah (PBPU) atau pekerja non informal.