Ambisi Timnas U-23 Mengulang Memori SEA Games 1991

MEDAN(DPR) – Timnas Indonesia U-23 sedang menjalani turnamen di China bertajuk CFA International Tournament 2019. Ajang tersebut merupakan bagian dari persiapan Garuda Muda tampil di SEA Games 2019 Manila, Filipina pada November mendatang.

Lawan-lawan yang dihadapi bukan sembarangan. Timnas U-23 ‘dikeroyok’ tiga raksasa Asia. Selain tuan rumah China, ada Yordania dan Arab Saudi yang siap memberikan perlawanan.

Dua laga telah dijalani, hasilnya berakhir dengan tragis. Di partai perdana, Timnas U-23 ditekuk China di Stadion Wuhan Sport Centre, Wuhan, 11 Oktober 2019. Dua hari sesudahnya, Timnas U-23 kembali menelan kekalahan. Kali ini diderita dari Yordania dengan skor 0-1.

Di partai pamungkas, Timnas U-23 bakal menghadapi Arab Saudi. Tentu, tim berjuluk The Young Falcons itu bukan lawan sembarangan. Jika dilihat dalam ajang ini, Arab Saudi belum terkalahkan di dua laga yang telah dijalani.

Arab Saudi saat ini bertengger di peringkat kedua dengan poin empat. Itu mereka dapat setelah mengalahkan Yordania dan imbang melawan China.Apa pun hasilnya melawan Arab Saudi, Timnas U-23 dipastikan gagal menjadi juara. Namun, pengalaman ini harus menjadi pelajaran untuk mereka. 

Setelah turnamen ini, agenda uji coba masih berjalan untuk tim besutan Indra Sjafri. Level lawan yang akan dihadapi masih sama. Timnas U-23 direncanakan bakal menghadapi Iran dua kali. Pertandingan bakal digelar pada 14 dan 17 November 2019.

Lawan-lawan yang dihadapi Timnas memang sengaja memiliki kualitas tinggi. Hal itu lantaran ada harapan besar yang ditetapkan PSSI selaku federasi.

Di atas sayap-sayap Garuda Muda, PSSI menargetkan agar mereka kembali mengulangi masa jaya di SEA Games 1991. Ketika itu, Indonesia sukses merebut emas setelah mengalahkan Thailand lewat babak adu penalti 4-3. Menariknya, kala itu SEA Games juga digelar di Manila.

Lalu, apa yang bisa dilakukan Timnas U-23 di SEA Games 2019? Salah satu saksi keberhasilan Timnas Indonesia di SEA Games 1991, Bambang Nurdiansyah mengatakan ada harapan momen 1991 bisa terulang.

Sumber : VivaNews