Pemkab Deli Serdang Akan Naikkan Gaji Kades dan Perangkat Desa, Kadus akan Jadi Pekerjaan Tetap

Kantor Bupati Deli Serdang yang terletak di Lubukpakam.(japs/by)

MEDAN (DPR) – Pemerintah Kabupaten Deliserdang sedang mengkaji besaran penghasilan para kepala desa (kades) dan perangkat desa.

Kajian dilakukan untuk menentukan berapa besaran kenaikan yang tepat untuk penghasilan kades dan perangkat desa di 380 Desa. Dalam waktu dekat Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Deliserdang akan mengumumkan kenaikannya ini.

“Tunggu sajalah dua minggu ini. Nanti kami informasikan. Sekarang masih dikaji, kan ini masih bulan Oktober. Tahun 2020, kadus, kasi dan kaur di desa sama jumlah gajinya. Yang membedakan nanti tunjangannya sesuai PP 11 tahun 2019. Kadus adalah perangkat desa jadi tidak ada beda gaji atau siltapnya. Makanya sekarang ini lagi proses penghitungan dan pengkajian,” ujar Kadis PMD, Citra Efendy Capah, Selasa, (22/10/2019).

Mantan Camat Galang ini mengatakan, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permenteri) ada perubahan struktur organisasi di desa. Disebut besar kecilnya suatu desa akan mempengaruhi jumlah perangkat.

Jika saat ini jumlah kepala urusan (kaur) ataupun kepala seksi disamakan hanya ada dua namun pada tahun mendatang bisa jadi jumlahnya tiga.

“Kalau dulukan jumlah kaur dan kasi masih dua semua. tahun depan tidak boleh lagi. Selain itu kepala dusun (Kadus) juga sudah tidak boleh sistem kerjanya seperti sekarang ini. Kalau yang sekarang inikan Kadus itu kerjaan sampingan, ada yang kerjaan tetapnya betukang. Kalau ke depan harus kadus kerjaan tetap tukang yang kerjaan sampingan,” kata Capah.

Disebut karena hal-hal seperti itu pendapatan kadus harus dikaji kenaikannya dan disesuaikan dengan kemampuan daerah. Karena kadus merupakan perangkat daerah maka kadus pun wajib mengikuti peraturan mengenai perangkat desa termasuk tentang jam kerja.

“Rumahnya ya jadi sekretariatnya. Boleh di warung dan duduk di mana-mana tapi di dusunnya. Hal-hal seperti itu sudah kita sosialisasikan sama kadus. Untuk kerjaannya yang bakal kedepan seperti itu sudah kita pertimbangkan untuk kenaikannya. Gaji kadus memang harus setara dengan perangkat desa lainnya,” kata Capah.

pada akhir tahun 2018 lalu Bupati Deliserdang menaikan besaran penghasilan dan tunjangan kades dan perangkat desa mulai dari Rp 100 ribu hingga 400 ribu.

Sementara untuk tunjangan Ketua BPD dari Rp 500 ribu menjadi Rp 700 ribu sedangkan untuk Wakil Ketua BPD Dan Sekretaris BPD dari Rp 400 ribu dinaikkan menjadi Rp 600 ribu. Kemudian untuk anggota BPD dari Rp 350 ribu menjadi 500 ribu.(japs/tnc)