Soal Spin Off, Prof Faisar Ananda Arfa : Bank Sumutnya Saja Disyariahkan …!

MEDAN (DPR) – Menyikapi lambannya proses Bank Sumut melakukan spin off dari Unit Usaha Syariah (UUS) menjadi Bank Umum Syariah (BUS) direspon tegas oleh Guru Besar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Prof Faisar Ananda Arfa.

Menurutnya, sebaiknya Bank Sumut ‘ganti kulit’ saja, menjadi Bank Sumut Syariah, sehingga tak perlu lagi berlama-lama menunggu aliran dana untuk mencukupi modal awal sebesar Rp500 miliar yang menjadi salah satu persyaratannya.

Jebolan McGill University Kanada ini mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang dipimpin Gubsu Edi Rahmayadi, selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) PT Bank Sumut, untuk lebih responsive dalam mewujudkan harapan masyarakat Sumatera Utara yang mengharapkan memiliki bank daerah dengan konsep syariah. Terlebih lagi dengan penduduk Sumatera Utara yang mayoritas Islam. Keberadaan bank syariah juga bisa mengakomodir masyarakat Sumut yang beragama lain.

“(spin off) Tanggung! Sekalian saja Bank Sumutnya disyariahkan. Pada masa kampanye Pilgub (Pemilihan Gubernur) lalu kan begitu nuansanya, pakai semangat santri. Jadi, jangan tanggung-tanggunglah,” ucap Faisar, saat dihubungi dproperty.co.id, Senin (28/10/2019).

Baca juga : WAGUB HARAPKAN AGAR BANK SUMUT SEGERAKAN PROSES SPIN OFF BANK SYARIAH

Ia juga menyatakan, Pemprov Sumut juga tak perlu khawatir dengan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) nya. Sebab, saat ini sudah cukup banyak universitas negeri maupun swasta yang telah membuka program study syariah, dimana salah satu jurusan yang selalu diminati oleh para mahasiswa baru di kampus-kampus itu adalah jurusan perbankan syariah.

“Kalau stok (SDM), tak perlu dikhawatirkan, banyak sekarang kampus yang membuka program studi syariah,” tandas penggemar klub sepak bola Manchester City (MC) ini.

Sebelumnya, Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Binjai, Muhri Fauzi Hafiz mendesak Pemprov Sumut, agar tidak perlu ragu untuk mendorong jajaran direksi PT Bank Sumut memprioritaskan proses tahapan spin off. Sebab ini nantinya akan berdampak pada dibukanya lapangan pekerjaan.

Baca juga : Ini Manfaat Spin Off Bank Syariah

“Spin off ini juga akan membuka lapangan pekerjaan yang baru bagi lulusan perbankan syariah. Dengan demikian, ini sesuai dengan visi misi pak Gubernur Edi Rahmayadi untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang baru guna mengurangi pengangguran,” sebut Muhri Fauzi.(japs)