Ini Jenis Kayu Yang Bagus Untuk Lantai Dalam Desain Interior Rumah

MEDAN (DPR) – Tampilan lantai dalam desain interior nyaris sangat mempengaruhi kesan dan suasana yang diciptakan oleh suatu ruangan. Apalagi jika seorang arsistektur ingin menonjolkan lantai yang mewah. Karenanya para arsistektur biasanya sangat perhatian terhadap lantai rumahnya. Pemilihan material lantai pun merupakan hal yang selalu menjadi pertimbangan para arsistektur. Semua demi mendapatkan ruangan dengan desain interior rumah yang nyaman dan menyenangkan. Sehingga tidak sedikit arsitektur yang berusaha keras untuk mendapatkan jenis kayu yang akan diaplikasikan dalam ruangan sebuah rumah. Mereka, para arsistektur tersebut bahkan tidak segan-segan datang ke suatu tempat demi mendapatkan kayu yang berkualitas yang baik.

Ada banyak pilihan yang ditawarkan di toko-toko bangunan untuk mengoptimalkan fungsi lantai dalam desain interior rumah. Salah satunya adalah lantai yang berbahan kayu. Kayu menjadi salah satu bahan untuk lantai yang saat ini banyak digemari oleh banyak orang terutaman para arsistektur. Di samping kesan kehangatan yang diciptakan oleh lantai kayu, juga nilai artistik sebuah desain interior rumah bisa menjadi menonjol dan mewah dengan kehadiran kayu sebagai lantai rumah. Karenya, seorang arsistektur atau siapa saja harus peka dalam memilih kayu yang nantinya menjadi sumber kemewahan dalam ruangan rumah baik area luar rumah maupun dalam rumah.

Saat ini ada banyak jenis kayu yang bagus untuk lantai rumah. Jenis kayu tersebut biasanya ditebang dari daerah-daerah yang memang terkenal menghasilkan suatu jenis kayu bangunan. Jenis kayu yang ada pun dapat saling mengganti dan melengkapi. Misalnya di Sulawesi terkenal dengan kayu hitamnya yang sering digunakan untuk membuat asesoris desain interior.

Kayu hitam banyak tumbuh di beberapa wilayah di Sulawesi. Dinamakan kayu hitam karena memang kayu ini mempunyai tekstur yang berwarna hitam, meskipun ada unsur warna coklatnya. Kayu ini banyak dicari orang karena sangat baik dan indah sebagai bahan asesoris desain interior rumah bahkan sering dijadikan hadiah yang berharga jika sudah dalam wujud kerajinan. Dia mempunyi aroma yang khas yang juga banyak disukai banyak orang.

Baca juga : Soal Spin Off, Prof Faisar Ananda Arfa : Bank Sumutnya Saja Disyariahkan …!

Namun, kayu hitam itu bisa diganti dengan kayu yang lain jika memang di daerah Anda tidak atau sulit mendapatkan kayu hitam dari Sulawesi. Demikian juga, jenis kayu jati bisa diganti dengan kayu nangka atau kayu sengon. Kedua jenis kayu jati dan nangka sama-sama mempunyai kekuatan yang dapat diandalkan. Usahakan kayu-kayu pengganti itu mempunyai kualitas yang baik,minimal standar. Namun tentu saja jika keduanya ditebang pada saat sudah berumur tua. Karena jika masih berumur muda, serangga akan lebih mudah merusak kedua jenis kayu tersebut. Serangga-serangga itu akan menggerogoti, mengotori dan sebagainya sehingga tampilan kayu menjadi tidak kuat dan tidak indah.

Jika rumah Anda terbagi menjadi beberapa ruangan, Anda bisa mengaplikasikan jenisatau golongan kayu yang bagus untuk lantai rumah itu dalam desain interior rumah Anda. Postingan berikut diharapkan dapat memberi gambaran kepada Anda tentang golongan kayu yang bagus dan bisa diaplikasikan untuk lantai dalam desain interior rumah Anda. Dengan pemilihan jenis kayu yang bagus untuk lantai, desain interior rumah Anda akan menjadi asri, unik serta artistik.

Minimal ada tiga jenis kayu yang bagus untuk ruangan lantai rumah Anda. Anda bisa memilih sesuai dengan keinginan dan anggaran yang Anda miliki. Ketiga jenis kayu yang bagus untuk lantai dalam desain interior rumah tersebut adalah Lantai kayu solid (solid wood floor),Lantai kayu dengan, teknologi layer (engineer/veneer wood floor) dan lantai kayu laminasi (laminate wood floor).

Pertama, Kayu Solid Atau Solid Wood Floor

Kayu solid ini merupakan salah satu kayu untuk yang dapat Anda aplikasikan sebagai lantai dalam desain interior rumah. Bentuknya berupa lembaran-lembaran papan yang halus dan memiliki ukuran tertentu meski jika Anda membutuhkan bentuk kayu balok, Anda tetap dengan mudah akan mendapatkannya. Kayu solid ini memang belum menjadi favorit para desainer interior rumah dan para arsistektur. Salah satu pertimbangan mengapa banyak yang kurang menyukai kayu solid untuk lantai desain interior rumah adalah kerentanan kayu ini terhadap cuaca yang tidak stabil apalagi ekstrim. Karena memang ideal jika Anda dapat mengaplikasikan kayu yang tahan akan berbagai cuaca ekstrim. Meski hal itu dirasa berat tapi jika Anda dapat mendapatkanya, tentu menjadi kepuasan tersendiri bagi Anda.

Karena kayu solid, maka menyusut dan memuai adalah tabiat yang tak dapat dihindari. Tetapi meskipun ia memiliki kelemahan, kayu solid juga memberikan kelebihan. Keaslian, kestabilan tekstur dan keindahannya serta kesan hangat dan natural yang diciptakan dalam desain interior rumah menjadi sesuatu yang membuat kayu solid ini tetap ada peminatnya. Saat ini jenis kayu solid yang banyak beredar di pasaran adalah kayu jati. Selain itu kayu solid juga bisa dijadikan sebagai penyangga bangunan. Biasanya kayu-kayu tersebut kestabilannya terletak pada tekstur dan warna.

Bahkan pada sebagian rumah kayu solid dari batang kelapa sering dijadikan sebagai rangka atap. Kontruksi bangunan yang terbuat dari kayu kelapa ini bisa memiliki tahan lama jika finishing kayunya dilakukan dengan benar dan baik. Selain kayu kelapa, jenis kayu yang lain yang sering dijadikan sebagai bahan bangunan dan juga elemen desain interior dan eksterior adalah kayu merbau, bangkirai juga kamper dan meranti.

Baca juga : INDONESIA PROPERTY EXPO SIAP DIGELAR

Semua jenis pohon kayu tersebut dapat ditemukan di Indonesia, seperti kayu hitam yang dengan mudah banyak dijumpai di pulau Sulawesi. Karena memang tanah yang subur di sana cocok untuk pertumbuhannya. Sehingga kayu hitam ini tergolong kayu yang populer di sana. Bahkan kayu hitam menjadi ciri khas kayu Sulawesi. Dinamai kayu hitam karena guratan kayu dan warna kayu yang didominasi warna hitam. Kayu ini akan lebih mengkilat jika dilapisi dengan melamin. Banyak orang yang suka dengan kayu hitam ini karena keindahan kayu jika sudah diolah.

Kayu-kayu tersebut memang cocok untuk tiang, kusen jendela yang dipadukan dengan kaca dan kusen pintu bahkan untuk konstruksi rumah secara keseluruhan. Selain terkenal kuat, kayu-kayu tersebut juga indah dari sisi teksturnya yang beragam bahkan paling beragam. Misalnya, tekstur kayu jati yang gelap akan lebih menyala kuat dengan furnis warna coklat tua merah. Memang harga kayu dengan kualitas baik dan mempunyai umur cukup tua tersebut agak mahal harganya namun masih dapat terjangkau. Semua itu bisa Anda jadikan sebagai alternatif ketika akan mengaplikasikan kayu solid yang standar baik untuk konstruksi bangunan rumah maupun digunakan dalam desain interior urmah Anda.

Di samping itu, masih ada kelebihan kayu solid jika dibandingkan dengan kayu jenis yang lain, yang sering digunakan sebagai elemen desain interior dan eksterior rumah. Kelebihannya yakni kayu solid ini dapat diamplas ulang bila sudah terlihat kusam dan gelap, sehingga kayu akan menjadi terlihat baru lagi. Lebar kayu solid yang disarankan adalah 15 cm dengan ketebalan tak lebih dari 2 cm. Sedangkan untuk ukuran panjangnya dapat bervariasi dan relatif.
Hal yang harus dihindari dan diperhatikan terkait dengan jenis-jenis kayu solid untuk lantai dalam desain interior rumah adalah kayu solid rawan terhadap goresan, api dan juga keretakan. Sehingga disarankan jangan menumpahkan air keatas lantai kayu solid ini. Atau kalau secara tidak sengaja Anda menumpahkan air di atasnya, hendaklah jangan terlalu lama dibiarkan menggenang. Segera keringkan agar air tidak meresap ke dalam kayu yang berakibat keawetan kayu menjadi berkurang.

Selain itu harus diperhatikan juga adanya serangga termasuk ngengat atau rayap ataupun jamur yang dapat merusak kayu kayu tersebut. Biasanya serangga itu tidak hanya merusah kayu lantai, bahkan serangga itu akan keatas untuk mendapatkan kayu yang berada di atas. Gunakan bahan yang aman untuk membasmi atau menghindari hadirmya seranggga perusak tersebut. Pemeliharaan dan perawatan yang baik akan menjadikan kayu tersebut dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. Meskipun demikian,perhatian terhadap cuaca juga sangat penting. Karena ada jenis-jenis kayu yang mudah mengembang ketika terkena sinar matahari yang kuat dalam jangka waktu yang lama. Kasus tersebut sering dijumpai pada bangunan yang tidak memperhatikan cuaca yang ekstrim.

Kedua, Jenis Kayu Dengan Teknologi Layer Atau Engineer-Veneer Wood Floor

Jenis kayu kedua ini sudah menggunakan teknologi dalam pengolahannya sebagai bahan lantai dalam desain interior rumah baik untuk ruangan minimalis maupun ruangan maksimalis, dari ruang utama sampai ruang tambahan. Demikian juga, kayu ini juga cocok diaplikasikan pada rumah tingkat atau rumah yang sederhana.

Sesuai dengan namanya, jenis kayu ini memakai sistem lawyer. Aplikasinya dengan menyusun lapisan kayu secara bersilangan untuk menghindari kemungkinan memuai dan menyusutnya kayu sehingga kualitas dari olahan kayu tersebut dapat dioptimalkan.

Umumnya kayu dengan teknologi layer ini tersusun atas 2-3 lapis atau lebih. Hal itu dilakukan untuk menjaga kualitas dan kekuatannya, sehingga dapat awet. Kemudian susunan itu dipress dengan suhu dan tekanan yang cukup tinggi. Pada susunan teratas berupa lapisan kayu asli atau sering disebut dengan venner kemudian di bawahnya berupa plywood. Proses tersebut akan menghasilkan kayu yang berkualitas yang bagus melebihi standar yang biasa.

Beberapa kelebihan dan keuntungan dari jenis kayu ini jika diaplikasikan dalam desain interior rumah Anda adalah pemasangannya yang mudah dan dapat langsung dipasang di atas lantai keramik atau jenis lantai lainnya. Kemudian dari sisi harga kayu jenis ini juga lebih murah, tidak mahal dan tentu saja lebih terjangkau jika dibanding dengan lantai solid. Sementara meskipun bukan kayu solid, namun olahan kayu tersebut menghasilkan kayu dengan tekstur kayu asli masih dapat kelihatan pada kayu jenis ini. Sehingga benar-benar seperti kayu aslinya.

Sedangkan kekurangan jenis kayu ini adalah bahwa tidak semua jenis kayu ini dapat direfinish. Semua tergantung dari ketebalannya. Jika lapisan venner nya tebal sekitar 6 mm refinish dapat dilakukan 2-3 kali. Tetapi meskipun demikian proses pembuatan kayu yang baik akan memperkuat umur kayu ini bahkan ada produsen yang mau memberi garansi kayu jenis inii hingga 25 tahun. Sehingga lantai kayu Anda akan awet.

Ketiga, kayu laminasi atau laminate wood floor

Meski jenis kayu untuk lantai ini bukan asli namun tetap saja akan memberikan kesan natural dalam desain interior rumah minimalis maupun maksimalis. Kayu jenis ini biasanya dibuat dengan cara yang hampir mirip dengan jenis kayu kedua yakni berupa lapisan. Lapisan teratas adalah hasil cetakan mirip serat kayu yang dilapisi dilapisi oleh plastic coating. Sedangkan lapisan intinya berupa HDF (High density Fibreboard) atau MDF (Medium density fibreboard).
Jika Anda ingin mengaplikasikan jenis kayu ini pada lantai desain interior rumah Anda, sebaiknya Anda perhatikan baik-baik saat memilihnya. Pilihlah jenis kayu yang menggunakan HPL (high pressure laminate) karena kualitasnya lebih baik jika dibanding dengan yang menggunakan DPL (direct pressure laminate). Demikian juga kayu yang menggunakan DPL (direct pressure laminate) tentu kualitasnya lebih baik dari yang menggunakan MDF (Medium density fibreboard)

Itulah ketiga jenis kayu yang bagus untuk lantai desain interior rumah minimalis maupun maksimalis. Tentu saja sekarang pilihan terserah Anda karena jelas Andalah yang mendesain interior rumah Anda. Anda pula yang mengetahui gaya atau tema apa yang akan Anda usung dalam desain interior rumah Anda. Anggaran ringan atau berat pun Anda yang merencanakan. Tapi harus diperhatikan prinsip-prinsip desain interior rumah karena itulah yang akan menjadikan desain interior rumah Anda menjadi aman dan nyaman.(japs/idc)

Post Author: Dpr 5

Tinggalkan Balasan