Bank BTN Tawarkan Bunga 6,43 Persen Di Ajang IPEX 2019

Dproperty.co.id – Pameran properti bertajuk Indonesia Property Expo (IPEX) 2019 di JCC Senayan, Jakarta, telah resmi dibuka oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat John Wempi Wetipo. Pameran yang berlangsung 16-24 November 2019 ini diikuti oleh 106 pengembang yang menawarkan 650 proyek properti di seluruh Indonesia.

“Biasanya kami menyelenggarakan pameran IPEX dua kali setahun tapi tahun ini sampai tiga kali. Secara akumulatif pameran kali ini merupakan pameran ke-37 yang kami selenggarakan dan selalu diminati oleh masyarakat. Khusus ajang IPEX kali ini kita lebih optimistis karena ada kelonggaran plafon kredit atau loan to value (LTV) dari BI dan itu harus direspon oleh seluruh stakeholder supaya properti lebih bergairah,” ujar Oni Febriarto, Plt. Direktur Utama Bank BTN saat acara pembukaan, Sabtu (16/11).

Selama pameran berlangsung BTN memberikan promosi bunga khusus 6,43 persen fixed satu tahun pertama, pembebasan biaya apraisal, diskon asuransi 50 persen, tenor KPR mencapai 30 tahun, dan berbagai gimmick marketing lainnya. Bank BTN juga mengajak kalangan pengembang peserta expo untuk memberikan program hingga diskon untuk memudahkan konsumen dan kembali menggairahkan sektor ini.

Oni menyebut kesuksesan Bank BTN yang tetap fokus pada pembiayaan perumahan khususnya rumah murah dan program KPR bersubsidi. Hingga saat ini, Bank BTN masih menjadi pemimpin pasar untuk sektor pembiayaan perumahan dengan pangsa pasar 40,31 persen bahkan untuk sektor penyaluran KPR subsidi mencapai 91,55 persen.

Dari 106 peserta pameran, 71 merupakann pengembang yang menawarkan rumah komersial dan 35 lainnya menawarkan rumah subsidi dengan harga mulai Rp140 juta.

“Kami menargetkan transaksi penyaluran kredit baru dari ajang ini mencapai Rp3 triliun. Harapannya pameran seperti ini akan memudahkan pengembang memasarkan produknya dan masyarakat mendapatkan kebutuhannya. Ragam produknya juga cukup lengkap mulai hunian di lokasi strategis hingga hunian yang berbasis transportasi atau transit orientd development (TOD),” beber Oni.