Hanafiah Harahap: Pak Edi Itu Abang, Pak Bachtiar Itu Adiknya

>>> Kisruh Gubsu – Bupati Tapteng

Medan (DPR) – Perselisihan antara Gubernur Sumut Edi Rahmayadi dengan Bupati Tapteng Bachtiar Sibarani menjadi topik yang hangat pekan ini. Sejumlah tokoh pun berkomentar, termasuk M Hanafiah Harahap SH, Ketua Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM DPD Partai Golkar Sumut.

Menurut Anggota DPRD Sumut periode 2014-2019 ini, sistim pemerintahan dan tata kelolanya secara nasional sudah diatur secara tegas dalam konstitusi berikut turunannya.

“Tugas dan kewenangan Presiden hingga kepala dusun sudah diatur dengan tertib,” ucap Hanafiah.

Ia juga mengilustrasikan, dalam berbagai kesempatan Jokowi sebagai Presiden juga menegur para menterinya, bahkan menegur kepala daerah pada pertemuan resmi maupun non resmi.

“Bukan harus diartikan hal tersebut adalah amarah seorang kepala negar,” ucap Hanafiah, menyikapi penafsiran Bupati Tapteng atas pernyataan Gubernur Sumut.

Lebih lanjut diutarakan tokoh senior Partai Golkar ini, Gubernur merupakan perpanjangan tangan pusat di daerah, begitu juga seterusnya.

“Pak Edy tidak bermaksud merendahkan dan Pak Bachtiar tidak bermaksud melawan, dan keduanya sangat concern dengan misi lebih tinggi, yakni mempertanggung jawabkan amanah masing-masing untuk mensejahterakan rakyat sesuai lingkup tanggung jawab dan tugas. Keduanya kelihatan riuh karena satu alasan, bagaimana membahagiakan rakyat dengan kewenangan yang mereka miliki,” ungkap Hanafiah.

Perbedaan pandangan ini, lanjut Hanafiah, bukan permusuhan. Hanya saja karakter keduanya sama-sama suka berterus terang dan cukup reaktif. Itu yang menjadi hal baru dalam masalah ini.

“Saya yakin, Pak Edy dengan kewibawaan dan posisinya akan segera menerima kehadiran Bachtiar untuk silahturahmi kepada Pak Edy. Pak Edy tahu dampak kondisi ini bagi masyarakat, begitu juga Pak Bachtiar. Bachtiar pun akan merasa tersanjung diperlakukan sebagai adik dan mendatangi abangnya dengan penuh niat baik. Pertemuan itu akan cair untuk menjadi awal bagi pembicaraan serius pembangunan daerah,” Hanafiah meyakini.

Dilanjutkannya, “Bachtiar selaku Bupati Tapteng, masih muda. Tapi aku percaya Pak Bachtiar bisa memposisikan diri pribadi seorang adek kepada Pak Edy sebagai abangnya. Sumut provinsi yang sedang bergeliat ini kita optimalkan visi Sumut yang aman, sejahtera dan bermartabat. Dan Aku juga menghimbau semua elemen masyarakat jangan larut dan ikut memprovokasi. Sumut dengan keragamannya adalah etalase Indonesia.
Dan kewajiban kita bersama menjaga dan membangunnya. Jadi untuk Pak Bachtiar, aku himbau menemui Pak Edy.”(japs)