Reses di Kampung Aur, Warga Pertanyakan Status Tanah

Dproperty.co.id – Medan,- Meski sudah puluhan tahun bermukim di Kota Medan, sebagian warga di Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan ternyata belum mendapatkan pemahaman terkait proses sertifikasi tanah. Terbukti banyak warga yang belum paham soal status tanah yang mereka tenpati puluhan tahun.

Hal ini terungkap dalam reses I Anggota DPRD Medan, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Staiful Ramadhan yang dilaksanakan di Jalan Brigjend Katamso, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Jumat (20/12/2019) malam.

“Kami sudah lebih 20 tahun tinggal di Kampung Aur. Tapi status tanah kami belum jelas,” ucap Ali Amran.

Warga mengharapkan tanah mereka bisa diterbitkan sertifikatnya. “Harapan kami, tanah tempat kami hidup ini bisa diterbitkan sertifikatnya,” jelas Amran.

Tidak hanya soal status tanah, warga juga mempertanyakan soal penataan kota di kampung Aur yang sepertinya mengabaikan kepentingan warga.

“Kita tidak anti pembangunan dan rasa keadilan masyarakat. Kita ingin keadilan itu tegak dan tidak ada hak-hak warga yang dizolimi. Bukan berarti rakyat ini kecil langsung ditindas,” ujar Syaiful.

Oleh sebab itu, dihadapan masyarakat yang hadir, Syaiful menegaskan dari hasil reses ini banyak masyarakat memberikan mengaspirasikan terhadap program-program penataan kota di kampung Aur agar dapat tersampaikan.

“Aspirasi masyarakat akan kita sampaikan ke pihak-pihak yang berkepentingan dalam persoalan ini,” tegasnya.

Pria yang juga Anggota Komisi IV DPRD Medan ini mengaku akan menampung seluruh aspirasi masyarakat yang positif dan memperjuangkan sesuai peraturan yang ada.

“Seluruh aspirasi masyarakat kita tampung dan Insha Allah kita perjuangkan sesuai kewenangannya,” ucapnya.