7 Film Animasi Berbasis CGI Terbaik, Aksi Spektakuler!

Computer-Generated Imagery atau populer disingkat CGI adalah sebuah teknologi untuk membuat animasi lewat bantuan pengolahan dari software komputer. Teknologi ini sering dimanfaatkan untuk membuat menganimasikan event yang epik atau menciptakan karakter unik dalam film-film Sci-fi. Tentu saja hasilnya adalah sebuah film dengan efek realistis namun juga surealis seperti di film-film Avengers dan Star Wars.

Teknologi ini juga sedang populer digunakan dalam pembuatan animasi. Di Jepang, dulunya anime dengan teknologi CGI ini dipandang sebelah mata karena memang tak se ‘halus’ gambaran animator. Namun, dengan meningkatnya kualitas SDM dan juga teknologi itu sendiri. Saat ini animasi CGI jauh lebih hidup dan imersif. Berikut ini rekomendasi 7 film animasi berbasis CGI terbaik yang bisa buktikan pesatnya perkembangan teknologi saat ini. Check it out !

1. Appleseed Alpha

Appleseed merupakan franchise  anime dan manga yang populer lewat film CGI-nya. Pertama kali dirilis tahun 2004 sebagai film layar lebar, Appleseed meraih respon positif dari penonton hingga dibuatkan sequel Applessed Ex Machina dan yang terbaru, Appleseed Alpha.

Appleseed Alpha yang dirilis tahun 2014 tentu saja memiliki kualitas CGI yang jauh lebih baik dari kedua film pendahulunya. Selain itu sequel ketiga ini juga memuat cerita yang tidak terikat dari film Appleseed lain, menjadikanya tontonan yang cocok untuk memulai mengenal seri ini.

Masih menceritakan sepak terjang dua tentara bayaran, Deunan Knute dan seorang Cyborg bernama Briareos. Cerita ber-setting di abad ke-22 dimana bumi sedang kacau-kacaunya setelah perang dunia berkepanjangan. Mereka berdua disewa oleh Two Horns, seorang penguasa di area reruntuhan kota New York untuk membersihkah senjata bipedal yang menyerbu area tersebut dan menghentikan Talos, seorang Cyborg yang berniat mencuri senjata pemusnah masal untuk menghancurkan manusia.

Selain aksi yang bombastis, beberapa adegan fanservice  dari Deunan Knute adalah alasan kamu harus nonton anime ini !

2. GANTZ : 0

Gantz:0 merupakan adaptasi dari manga Gantz karya Hiroya Oku. Sebelumnya manga ini juga pernah diserialisasikan menjadi anime sebanyak 26 episode pada tahun 2004 silam, namun kurang mendapat respon positif. begitu pula dengan 2 film live action nya yang dianggap gagal menyampaikan cerita dari Gantz dengan semestinya.

Kegagalan pendahulunya tidak menciutkan niat Yasushi Kawamura untuk mengadaptasi manga ini kembali dalam sebuah film, kali ini alih-alih penggunaan aktor, Yasushi memiliki menggunakan teknologi CGI dan motion capture.

Selain dapat membuat karakternya lebih animeish, adegan-adegan aksi dapat digambarkan lebih megah. Untuk cerita sendiri film ini mengambil cerita berbeda dari film pendahulunya. Dimana Gantz : 0 bisa dianggap sebagai prequel alternatif dari seri Gantz.

Menceritakan Kato yang suatu malam ditikam seorang maniak di stasiun. Alih-alih pergi ke Akhirat, kato malah dikirim ke sebuah ruangan putih dan disambut orang-orang yang menjelaskan bahwa Kato sekarang adalah pemain Gantz. Gantz adalah sebuah permainan yang memberikan kesempatan kedua pada orang-orang yang sekarat untuk kembali hidup, dengan catatan harus memenangkanya dengan bertarung melawan alien secara sungguhan.

3. Space Pirate Captain Harlock (2013)

Space Pirate Captain Harlock merupakan manga & anime klasik yang ditayangkan pertama kali tahun 1979 silam. Leiji Matsumoto sang pengarang menciptakan kisah kapten Harlock ini sebagai sebuah kisah opera luar angkasa yang epik dan penuh dengan nilai moral. Tahun 2013 lalu, anime ini akhirnya mendapat adaptasi film 3D CGI yang sukses memuaskan penonton baru maupun fans Captain Harlock yang sedang bernostalgia. 

Arcadia, sebuah kapal luar angkasa yang dikepalai oleh Captain Harlock. Dengan partikel Dark Matter yang dimiliki kapal ini, Harlock bertekad untuk kembali ke bumi yang kini menjadi tempat terlarang yang dijaga oleh pasuka Gaia Coalition. Yama adalah agen muda yang ditugaskan menyamar sebagai pengembara untuk bergabung dengan kru Arcadia dan menjadi mata-mata serta melakukan sabotase.

Namun pertemuanya dengan Harlock membuatnya berfikir kembali soal jalan hidup yang dia pilih. Apakah Yama tetap loyal pada tugasnya ataukah terdoktrin oleh Ideologi dari Harlock ? 

4. Final Fantasy Advent Children

Jika sebuah film dari adaptasi sebuah game biasanya berupa Spin-off  yang tidak banyak mempengaruhi cerita yang di bawa dalam game nya sendiri. Lain halnya dengan Final Fantasy Advent Children ini yang merupakan sequel langsung dari gamenya sendiri.

Menceritakan dua tahun setelah event  game, dimana Cloud dan rekan-rekanya berhasil mengalahkan Sephiroth. Ternyata Sephiroth belum sepenuhnya lenyap, sel miliknya bercampur dengan aliran Lifestream yang mengaliri kehidupan di Midgard. Sel tersebut menyebabkan wabah penyakit yang disebut Geostigma. Cloud pun menjadi salah satu penderitanya.

Lebih buruknya, sel Sephiroth juga bermanifestasi menjadi Loz, Kadaj dan Yazoo. 3 orang manusia dengan kekuatan sel Jenova sama seperti Sephiroth. Cloud pun harus berjuang melawan ketiga musuh tersebut yang tak hentinya ingin membangkitkan Sephiroth sambil harus terus melawan Geostigma yang mengerogoti tubuhnya.

Rasanya keren banget meski hanya melihat karakter Final Fantasy VII divisualisasikan dalam CGI terbaik dimasanya. Yang tentu saja di game rilisan PSX itu masih Polygon ancur.

5. Doraemon Stand By Me

Doraemon dapat dikatan sebagai anime lintas generasi. Karena dari awal ditayangkan pertama kali tahun 1973, Doraemon masih ditayangkan hingga saat ini. Di Indonesia pun Doraemon menjadi salah satu anime paling langgeng yang masih ditayangkan secara rutin pada hari Minggu pagi.

Tidak hanya serial TV nya yang terus berlangsung, Doraemon menjadi salah satu Anime dengan jumlah film layar lebar paling banyak. Baik dari Remake  film Doraemon jadul atau film dengan cerita yang benar-benar baru. Dan tentu saja Doraemon tak gagal selalu memuat pesan moral yang kuat dalam setiap film-nya. 

Film Doraemon Stand By Me terasa stand out dibandingkan film doraemon lainya, karena satu-satunya yang menggunakan animasi CGI dalam film-nya. Bukan hal negatif tentunya, karena meskipun berbeda nuansanya dari Doraemon biasanya. Film ini dapat memberikan latar animasi yang lebih realistis. Tentu saja hal tersebut menjadi nilai plus tersendiri.

Film Doraemon Stand By Me ini menceritakan tentang dilema yang harus dihadapi Doraemon karena harus kembali ke abad-22 setelah tugasnya membahagiakan Nobita telah tercapai. Dan juga usaha Nobita untuk berusaha mandiri meski tak rela melepas sahabat terbaiknya.

FYI, Film Doraemon Stand Bye Me 2 sedang dalam masa produksi loh !

6. Kingsglaive : Final Fantasy XV

Bukan sekedar spin-off  film ini menjadi bagian besar yang tak terpiasahkan dari game Final Fantasy XV karena film ini memuat event  yang mengawali game nya itu sendiri. Film ini menggunakan teknologi CGI dan dengan menggaet Aktor dan Aktris terkenal sebagai pengisi suara, seperti Lena Headey (Lunafreya Nox Fleuret) dan Sean Bean (King Regis Lucis Caelum) yang terkenal berkat peran mereka sebagai Cersei dan Eddard Stark dalam seri Game of Thrones.

Menceritakan tentang pasukan khusus yang dipilih raja untuk melindungi kerajaan Lucis dari invasi kekaisaran Nifleheim. Nyx Ulric adalah yang terbaik diantara pasukan yang dinamai Kingsglaives tersebut.

Sebuah perjanjian perdamaian antara kedua kerajaan yang sangat menyudutkan bangsa Lucis mematahkan semangat juang para Glaives. Belum lagi Nifleheim merencanakan konspirasi tersembunyi dibalik perjanjian tersebut memaksa Nyx dan rekan-rekannya harus memilih kepada siapa loyalitas mereka sesungguhnya.

Film ini meskipun tidak menawarkan cerita yang kompleks, namun kebosanan penonton akan terus teralihkan dengan adegan-adegan sinematik memukau dari teknologi CGI Terbaik saat ini. 

7. Resident Evil Vendetta

Sebuah adaptasi dari franchise  Game Survival Horror populer Resident Evil. Resident Evil Vendetta merupakan film animasi ketiga dari trilogi adaptasi Resident Evil.

Buat para fans dari game Resident Evil, film ini merupakan fanservice  terbaik yang bisa kamu dapatkan dari adaptasi Resident Evil. Pasalnya film ini mempertemukan dua karakter paling populer dalam franchise ini yakni Chris Redfield dan Leon S Kennedy.

Film ini berfokus pada Chris dalam misi penangkapan Glenn Arias, seorang pedang senjata ilegal yang kini juga menjual senjata biologis yang bisa menginfeksi manusia lewat udara. Chris pun meminta bantuan pada Leon untuk menghentikan Arias memproduksi virus zombie nya dan menyebabkan wabah global.

Film ini sepertinya dibuat memang sebagai hadiah untuk para fanboys dan fangirls yang sudah sabar menanti mereka berdua tampil dalam satu layar film sejak awal anime Resident Evil ini diproduksi. 

Manakah dari film diatas yang sudah kamu tonton ? biasanya film animasi berbasis CGI seperti diatas paling asik ditonton di bioskop 3D. Tapi buat kamu yang kelewatan nonton primiere-nya di bioskop, jangan ragu untuk download atau streaming karena keseruanya masih tetap terjamin!