Tahun Depan, Adhi Commuter Mulai Pasarkan TOD Gateway Park Bekasi

Adhi Commuter Properti

Dproperty.co.id – BERITA PROPERTI – PT Adhi Karya melalui anak usahanya, PT Adhi Commuter Properti (ACP) kini menawarkan kawasan hunian berkonsep TOD (Transit Oriented Development) di LRT City Jatibening Baru dengan nama Gateway Park. Proyek ini merupakan KSO dengan PT Urban Jakarta Propertindo.

Direktur Pemasaran dan Pengelolaan Properti PT Adhi Commuter Properti Hanif Setyo Nugroho mengatakan Gateway Park seluas 5,2 Ha, dibangun dengan pengembangan secara compact mengadaptasi bangunan tata ruang campuran (mixed-use) untuk memaksimalkan penggunaan angkutan massal LRT serta dilengkapi area khusus pejalan kaki atau sepeda.

“Gateway Park terdiri dari 6 tower. Saat ini ada 2 Tower yang sedang dipasarkan, yaitu Tower Accordeon dan Bandoneon, dengan tinggi bangunan 16 lantai yang mencapai tahap finishing. Tower Accordeon yang sudah terjual habis terdiri dari 529 unit,” ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (25/12).

Sedangkan tower Bandoneon yang terdiri dari 362 unit, telah banyak diminati konsumen terlihat sejak awal launching. “Dan kedepannya akan di bangun kembali tower ketiga di 2020 ini,” ungkap dia. Selain Gateway Park, ACP juga mempunyai proyek lain di sepanjang jalur LRT Jabodebek.

Yakni LRT City Bekasi – Eastern Green, LRT City Bekasi – Green Avenue, LRT City Sentul – Royal Sentul Park (Bogor), LRT City Ciracas – Urban Signature (Jakarta Timur). Selanjutnya Oase Park – Member of LRT City (Ciputat), Cisauk Point – Member of LRT City (Cisauk), LRT City MT Haryono – The Premiere MTH & MTH 27 Office Suites (MT Haryono).

Dan yang terbaru yaitu Project yang berada di Kota Bogor adalah Adhi City, Rivia dan Grand Central Bogor. Adhi Commuter Properti adalah anak perusahaan ADHI dengan total kepemilikan 99,9%. Adhi Commuter Properti kini mengembangkan konsep hunian transit oriented development (TOD) dengan brand LRT City.

Untuk menggaet pasar yang lebih luas melalui konsep TOD ini, ekspansi yang diterapkan oleh ACP. Tak hanya melalui produk vertical housing dengan LRT City. ACP juga membangun township dengan mixed-use development melalui Adhi City. Berdasar data yang ada, Adhi City merupakan proyek di atas tanah seluas 120 hektare.

Untuk pembangunan tahap awal, ACP akan membangun landed house di atas lahan 5 ha. Di tahap awal ini, ACP membangun 400 unit pertama dengan nilai investasi sekitar Rp 300 miliar hingga 400 miliar.

Sebelumnya, Direktur Operasi II PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), Pundjung Setya Brata mengaku baru menerima Rp 8 triliun dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) terkait dengan pembangunan proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek. Jumlah ini, masih akan terus bertambah seiring dengan kemajuan pembangunan proyek tersebut.

“Sudah Rp 8 triliun lebih,” ujar Pundjung, saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Kamis (3/10). PT KAI merupakan investor proyek LRT Jabodebek sesuai dengan penugasan pemerintah. Selama ini pembayaran dari KAI dilakukan bertahap menyesuaikan dengan progres konstruksi LRT Jabodebek.

Untuk selanjutnya, pihaknya akan mengajukan tagihan ke PT KAI sebesar Rp 1,2 triliun. Jika terealisasikan, maka ‎total pendapatan yang diterima Adhi Karya dari PT KAI akan mencapai Rp 10 triliun. “Ini yang sedang (diajukan) di KAI ‎ini Rp 1,4 (triliun), nett-nya Rp 1,2 triliun. Mudah-mudahan segera rilis,” katanya. (Artha Tidar)