14 Orang Tewas Dalam Kecelakaan Pesawat di Dekat Kazakhstan

Pesawat komersial
yang membawa 100 orang penumpang jatuh di dekat sebuah bandara di kota
terbesar di Kazakhstan, Almaty dan menewaskan setidaknya 14 orang.

Pesawat jet Foker 100 milik maskapai Bek Air jatuh tak lama setelah lepas landas di bandara Almaty pada Jumat pagi waktu setempat. 14 orang dilaporkan meninggal dalam kecelakaan tersebut. Sementara 60 orang yang terluka, termasuk anak-anak, telah dibawa ke rumah sakit.

Salah
satu penumpang yang selamat, Maral Erman, mengatakan pesawat bergetar
ketika lepas landas, menurut laporan situs berita Tengri News.

Dia mengatakan rasanya seperti pesawat itu sedang mendarat, namun ternyata “kami menabrak sesuatu”.

“Tidak
banyak kekacauan di dalam pesawat. Tidak ada yang berteriak,” tutur
Erman, yang menyebut awak pesawat membuka pintu keluar agar penumpang
bisa keluar dari pesawat.

Dia menambahkan, dia kemudian melihat pesawat itu “terpisah menjadi dua”.Komisi penerbangan Kazakhstan menangguhkan semua penerbangan jenis pesawat tersebut dan menginvestigasi penyebab kecelakaan.

Presiden Kazakhstan Qasym-Jomart Toqayev menyampaikan “duka cita mendalam” kepada kerabat para korban.

“Mereka
yang bertanggungjawab akan menghadapi hukuman berat sesuai dengan hukum
yang berlaku,” tulis Toqayev dalam unggahan akun Twitternya.

Otoritas Bandara Almaty mengatakan ada 93 penumpang dan lima awak pesawat di pesawat itu. Daftar penumpang yang dipublikasikan oleh Kementerian Dalam Negeri Kazahkstan menyebut, penumpang terdiri dari 85 orang dewasa, lima anak-anak dan tiga bayi.

Pesawat
dengan 95 penumpang dan lima awak pesawat itu mengalami kecelakaan
ketika sedang menuju Nur Sultan, ibu kota Kazakhstan.

Otoritas
bandara mengatakan pesawat mengalami kecelakaan pada Jumat (27/12) pukul
07.22 waktu setempat, setelah menabrak penghalang beton dan menabrak
gedung dua lantai.

Rekaman video yang beredar menunjukkan penyelamat
yang bekerja di tempat kejadian. Dalam video tersebut, terdengar suara
seorang perempuan sedang memanggil ambulans.

Komisi khusus akan dibentuk untuk memastikan penyebab kecelakaan pesawat. Maskapai Bek Air didirikan pada 1999 dengan target operasi penerbangan VIP.

Namun kini, merujuk pada situs perusahaan, Bek Air
mengklaim perusahaannya sebagai maskapai berbiaya rendah pertama di
Kazakhstan dengan jumlah armada tujuh pesawat jenis Fokker-100.

Ini
bukan kali pertama kecelakaan pesawat besar terjadi di Almaty. Pada 29
Januari 2013, sebuah pesawat penumpang dari kota Kokshetau mengalami
kecelakaan di dekat Almaty, menewaskan 20 orang.

Sebulan
sebelumnya, pada 26 Desember 2012, sebuah pesawat militer yang membawa
pejabat keamanan senior Kazakhstan jatuh di selatan Kazakhstan dan
menewaskan 27 orang.