Gunakan Gambar Ayahnya Tanpa Izin, Putri Bruce Lee Gugat Restoran China Rp418 Miliar

Perusahaan yang
dipimpin putri aktor Bruce Lee menggugat sebuah restoran cepat saji
populer di China karena menggunakan gambar bintang film kungfu tersebut
tanpa izin.

Putri Bruce Lee, Shannon Lee, yang juga bos dari
Bruce Lee Enterprises menuding restoran Kungfu telah menggunakan gambar
Bruce Lee untuk logo restoran tersebut tanpa seizinnya.

Shannon
Lee menghendaki restoran cepat saji itu segera menanggalkan logo itu dan
dilaporkan meminta kompensasi ganti rugi sebesar US$30 juta, atau
sekitar Rp418 miliar.

Sementara itu, restoran Real Kungfu berkukuh pihak berwenang tela menyetujui penggunaan logo tersebut. Logo itu menggambarkan seorang pria berambut hitam sedang berpose bela diri.

“Logo
restoran cepat saji Real Kungfu logo yang telah diperoleh perusahaan
setelah penyaringan ketat oleh agen merek dagang nasional, kami telah
menggunakan ini selama 15 tahun”, kata perusahaan itu dalam pernyataan
yang diunggah di platform Weibo China.

“Kami bingung bahwa setelah bertahun-tahun kami baru dituntut,
dan saat ini kami sedang mempelajari kasus ini dengan penuh semangat dan
mempersiapkan tanggapan kami.”

Restoran cepat saji yang berasal
dari Guangzhou dan terkenal dengan nama Mandarinnya, Zhen Gongfu in
Mandarin, didirikan pada 1990 dan memiliki sekitar 600 outlet di seluruh
China.

Bruce Lee Enterprises menangani aksesori dan lisensi gambar bintang kung fu tersebut.

Dalam
sebuah pernyataan di situs webnya, perusahaan itu mengatakan
“didedikasikan untuk berbagi seni dan filosofi Bruce Lee untuk
menginspirasi perkembangan pribadi, energi positif, dan harmoni global
dan bertujuan untuk menjaga energi seniman bela diri tetap hidup”.

Bruce Lee Enterprises tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Kasus
ini kemungkinan akan diawasi dengan ketat karena pemerintah Cina dalam
beberapa tahun terakhir berjanji untuk meningkatkan perlindungan untuk
hak kekayaan intelektual.