GBPU Kembali Sapa Kota Binjai Lewat Buku Bunuh Politik Uang

BINJAI (DPR) – Gerakan Bunuh Politik Uang yang lahir dan terinspirasi dari buku Bunuh Politik Uang karyanya Muhri Fauzi Hafiz, kembali menyapa kota Binjai, Minggu (29/12/2019) ini. Bertempat di Lapangan Merdeka kota rambutan itu, para relawan GBPU menggelar berbagai kegiatan sembari menjajakan buku kepada masyarakat Binjai yang datang dan meliintas di kawasan tersebut.

Masyarakat kota Binjai mengikuti donor darah yang digelar di Lapangan Merdeka Kota Binjai, Minggu (29/12/2019).(ist)

“Hari ini kita mengadakan sejumlah kegiatan dengan melibatkan langsung warga Binjai. Di sini kami juga menawarkan buku Bunuh Politik Uang. Khusus untuk hari ini kami menjualnya di bawah harga banderol, discount 50 persen, yakni hanya Rp25 ribu saja,” ucap Dimas, Ketua GBPU kota Binjai.
Menurut Dimas, penawaran buku Bunuh Politik Uang yang dilakukan GBPU ini bukan hanya bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat Binjai bahaya politik uang yang kini telah menjadi budaya, tetapi juga untuk mendongkrak minat baca masyarakat.

“Dan Alhamdulillah, respon masyarakat Binjai cukup baik, dan telah terjual sebanyak 40 eksemplar,” sebut Dimas.

Sementara Ketua GBPU Indonesia, Ahmad Fauzi Pohan yang turut hadir dalam kegiatan ini, mengaku buku yang dijual tersebut merupakan hibah dari sang penulisnya.

“Ya, ada sebanyak 500 eksemplar (dihibahkan). Dan hasil penjualan buku ini nantinya akan dijadikan modal untuk terus eksis memperkenalkan Gerakan Bunuh Politik Uang ke seluruh Indonesia,” Fauzi Pohan, mengakhiri.(japs)