Berbohong Soal Kasus Perkosaannya, Remaja Perempuan ini Dinyatakan Bersalah

Seorang perempuan
Inggris berusia 19 tahun dinyatakan bersalah karena berbohong tentang
pemerkosaan berkelompok oleh pemuda Israel yang dialaminya.

Perempuan
ini ditangkap setelah menarik tuduhan bahwa dia diserang oleh 12 pemuda
Israel di sebuah hotel di Ayia Napa, Siprus, pada bulan Juli.

Ia mengatakan polisi Siprus membuatnya berbohong tentang insiden itu – tetapi polisi membantahnya.

Dia dinyatakan bersalah atas tuduhan menyebabkan keonaran publik di pengadilan di Paralimni.

Hakim di Pengadilan Distrik Famagusta menunda hukuman hingga 7
Januari. Perempuan ini dapat terancam satu tahun penjara, tetapi
pengacaranya meminta hukuman percobaan.

Jaksa mengatakan ia bersedia menulis dan menandatangani pernyataan untuk mencabut klaimnya 10 hari setelah membuat tuduhan awal.

Perempuan
itu mengatakan kepada pengadilan bahwa semuanya terjadi di bawah
tekanan dengan ancaman penangkapan dan bahwa dia dilarang untuk
berbicara dengan pengacaranya.

Dua belas orang lelaki warga Israel
ditangkap terkait dengan tuduhan tersebut tetapi kemudian dibebaskan
dan telah kembali ke rumah.

Sementara perempuan Inggris itu dipenjara lebih dari sebulan sebelum diberi jaminan pada akhir Agustus. Namun ia tetap tidak diizinkan meninggalkan pulau. Persidangan dimulai pada awal Oktober – dan vonisnya ditunda hingga saat ini.

Koresponden BBC Eropa Kevin Connolly mengatakan keluarga perempuan itu menghabiskan Natal bersama mereka di pulau Mediterania.

Dilaporkan
pula, pengacara yang mewakili perempuan 19 tahun itu telah
mengindikasikan mereka bersiap untuk banding atas putusan hingga
Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa.