Jaga Listrik Malam Tahun Baru, PLN Sidak dan Siagakan 2.337 Personel

Jakarta, IDN Times – Jajaran direksi PLN melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pembangkit dan Pusat Pengatur beban Jawa Bali. Inspeksi ini dilakukan guna memantau dan memastikan kembali kesiapan pasokan listrik terhadap kondisi 22 sistem besar di Indonesia, termasuk beberapa sistem isolated, menjelang pergantian tahun.

Sementara itu, untuk memastikan keandalan pasokan dan pelayanan listrik di Indonesia, jajaran direksi PLN melakukan video conference dengan General Manager PLN Unit Induk, direksi anak perusahaan. Sidak siaga kelistrikan malam tahun baru dimulai di Unit Pelaksana Pengatur Distribusi UP2D Jakarta.

“Dari kunjungan tersebut, diketahui perkiraan beban puncak di Jakarta pada malam tahun baru yaitu 3.800 Mega Watt (MW). Sedangkan beban siang hanya sebesar 3.106 MW, padahal ketika hari tidak libur, rata-rata mencapai 5.200 MW,” kata Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (31/12).

1. Beban listrik rendah karena banyak kantor libur

Jaga Listrik Malam Tahun Baru, PLN Sidak dan Siagakan 2.337 Personel

Darmawan mengatakan, rendahnya beban listrik di Jakarta karena banyak industri, perkantoran, dan pusat-pusat bisnis libur. Selain itu, warga Jakarta juga banyak yang berlibur ke luar kota.

“Meski demikian, siaga tahun baru tetap dilaksanakan dengan menyiagakan 2.337 personel di malam pergantian tahun hingga tahun baru 2020, di seluruh wilayah kerja PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya,” ujarnya.

2. PLN siagakan gardu hubung dan trafo bergerak, serta UPS di pusat keramaian malam tahun baru

Jaga Listrik Malam Tahun Baru, PLN Sidak dan Siagakan 2.337 Personel

Beberapa titik keramaian malam tahun baru di Jakarta juga mendapat pantauan khusus, seperti Bundaran Hotel Indonesia, Monas, dan Ancol.

“PLN mendukung penuh pasokan listrik untuk seluruh rangkaian acara malam tahun baru yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang diselenggarakan di Bundaran HI, Silang Barat Daya Monas, Terowongan Kendal, Spot Budaya Dukuh Atas, tenda kuliner di Jalan Thamrin, dan panggung hiburan di Jalan Wahid Hasyim,” kata Darmawan.

Untuk menjaga kehandalan pasokan yang berada di lokasi pusat-pusat keramaian tersebut, PLN siagakan gardu hubung bergerak, trafo bergerak, dan UPS.

3. PLN juga sidak ke Kota Yogyakarta

Jaga Listrik Malam Tahun Baru, PLN Sidak dan Siagakan 2.337 Personel

Sebelumnya Darmawan juga melakukan sidak didampingi Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura, dan Bali, Haryanto WS, ke beberapa instalasi listrik yang ada di kota Yogyakarta.

Kunjungan ini merupakan komitmen jajaran direksi PLN untuk mengetahui kesiapan dan memberikan dukungan moril kepada pasukan PLN, dalam melaksanakan tugas menjaga pasokan listrik selama libur Natal dan Tahun Baru 2020.

“Kunjungan ini dilakukan dalam rangka untuk melihat secara langsung kesiapan keandalan listrik khususnya di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Dengan begitu masyarakat bisa merayakan Tahun Baru 2020 dengan nyaman,” ungkap Darmawan.

Darmawan mengimbau kepada para petugas yang berjaga di titik vital kelistrikan untuk dapat meminimalisir segala potensi gangguan, dengan melakukan tindakan preventif sebelum malam tahun baru. Ia juga memotivasi dan memberikan semangat kepada seluruh petugas PLN untuk tetap siaga menjaga keandalan pasokan listrik.

Selain itu, juga berpesan untuk selalu menjaga kesehatan selama bertugas dan mengunakan alat pelindung diri agar tetap aman dalam melakanakan tugas.

Secara keseluruhan, PLN menetapkan masa siaga pada H-7 sampai H+7 Natal dan Tahun Baru, mulai dari 18 Desember 2019 hingga 8 Januari 2020. Selama masa siaga ini, PLN menyiapkan 2.327 posko siaga, 31.337 personel, dan 4.591 unit kendaraan yang siap bertugas 24 jam untuk menjaga keandalan pasokan listrik yang tersebar di seluruh Indonesia.