Refleksi Akhir Tahun, Hj.Fitriani Manurung : Sebagai Kota Besar, Medan Perlu Berbenah

Medan,- Dipenghujung akhir tahun 2019 ini, Bakal Calon Wakil Walikota Medan 2020-2025, Hj.Fitriani Manurung, S.Pd, M.Pd menyampaikan padangannya bahwa Kota Medan ke depan perlu terus berbenah setidaknya dalam empat isu.

Kandidat doktor Universitas Negeri Medan (UNIMED) ini mengatakan, ada empat isu yang perlu mendapatkan perhatian dan kedepan perlu pembenahan menyeluruh diantaranya soal Infrastruktur, Pendidikan, Kesehatan dan Pelayanan Publik.

“Medan sebagai Kota besar tentunya memiliki permasalahan sangat kompleks, untuk itu butuh orang-orang yang memiliki totalitas dalam menuntaskannya. Sebagai Kota besar ada beberapa isu yang perlu dituntaskan dan menjadi perhatian ke depan diantaranya, Infrastruktur, Pendidikan, Kesehatan dan Pelayanan Publik,” jelasnya kepada wartawan, Selasa (31/12/2019) saat ditanya terkait refleksi akhir tahun.

Dalam permasalahan infrastruktur, Hj.Fitriani Manurung mengatakan, medan memang terus melakukan pembenahan dan ini terlihat di beberapa kawasan. Namun begitu, pembangunan infrastruktur di beberapa lokasi permu mendapat perhatian.

“Yang menjadi catatan saya soal infrastruktur, kami melihat masih sentralistrik di kawasan pusat kota saja sementara di kawasan Medan Utara kita melihat masih kurang. Makanya tak heran jika kawasan Medan Utara kerap disebut sebagai kawasan terpinggirkan,” paparnya.

Dalam soal infrastruktur juga, Fitriani menilai Pemerataan infrastruktur harus menjadi yang utama. Infrastruktur yang dibangun harus memberikan daya dukung terhadap perekonomian dan perkembangan warga.”Keberadaan infrastruktur jangan hanya menjadi monumen dan manfaatnya tidak ada,” jelasnya.

Dalam masalah Pendidikan, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan ini mengatakan, Anggaran pendidikan harus menjadi perhatian. Semua pihak perlu terlibat dalam memastikan anggaran pendidikan benar-benar tepat sasaran.

“Anggaran pendidikan ini salah satu hal yang sangat penting bagi perkembangan Kota Maju sekelas Medan. Begitu juga anggaran untuk kesejahteraan guru, harus menjadi perhatian serius,” ucapnya.

Untuk masalah Kesehatan, sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia, masalah kesehatan juga salah satu hal utama. Ketersediaan fasilitas kesehatan, obat-obatan, sumberdaya manusianya, dan kepastian anggaran, wajib menjadi prioritas utama.

“Pelayanan kesehatan bagi masyarakat sangatlah penting, begitu juga ketersediaan anggaran untuk kesehatan masyarakat.Sebagai Kota besar jangan sampai ada pandangan, banyak pasilitas kesehatannya seperti rumah sakit berkelas tetapi kesehatan masyarakatnya buruk,” jelasnya.

Kemudian soal Pelayanan Publik, perempuan berhijab yang juga seorang dosen ini mengatakan, salah satu parameter kota besar tentunya sejalan dengan baiknya pelayanan publik. “Bagi Kota Medan ini pekerjaan rumah yang sangat besar. Banyak diantaranya masyarakat tidak mendapatkan hak-hak yang penuh dalam pelayanan publik ini. Bahkan pada kenyataannya warga kerap menjadi korban dari sepakterjang oknum-oknum aparat,” jelasnya.

Selain ke empat persoalan diatas yang perlu mendapat perhatian lainnya adalah masalah Pariwisata. Kota Medan yang menjadi ibu kota provinsi Sumatera Utara tentunya memiliki daya tarik tersendiri. Untuk itu, kedepan pariwisata Kota Medan perlu terus ditingkatkan.

“Sesungguhnya Kota Medan memiliki potensi pariwisata dari berbagai aspek, diantaranya Wisata Kuliner yang sudah diakui, kemudian wisata Belanja, Wisata Bahari, Ekowisata dan Wisata Warisan Budaya,” jelasnya.