ITB Anugerahi JK Gelar Doctor Honoris Causa Karena Inovasi Sistem

Bandung, IDN Times – Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar Sidang Terbuka Penganugerahan Doktor Honoris Causa kepada mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Aula Barat Kampus ITB, Jalan Ganesa nomor 10 Bandung, Jawa Barat, Senin (13/ 1).

Pria yang akrab disapa JK itu dianugerahi Doktor HC, atas inovasi yang telah dilakukan untuk melakukan peningkatan produktivitas sebuah sistem, baik sistem itu berupa perusahaan maupun institusi sektor publik dan pemerintahan.

1. Ridwan Kamil hingga Susi Pudjiastuti turut menghadiri acara penganugerahan Doktor HC

ITB Anugerahi JK Gelar Doctor Honoris Causa Karena Inovasi Sistem

Pantauan IDN Times, beberapa tamu undangan mulai berdatangan, mulai dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono serta mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan.

2. JK membacakan orasi ilmiahnya di depan promotor dan tamu undangan

ITB Anugerahi JK Gelar Doctor Honoris Causa Karena Inovasi Sistem

Dalam acara ini, JK membacakan orasi ilmiahnya di hadapan tamu undangan dan tim promotor yakni Prof Dr Ir Abdul Hakim Halim MSc (FTI ITB), Prof Dr Ir Dradjad Irianto, M Eng (FTI ITB), Prof Dr Ir Kadarsah Suryadi, DEA (FTI ITB), Prof Ir Bermawi P Iskandar M Sc PhD (FTI ITB), Prof Ir Hermawan Kresno Dipojono MSEE PhD (FTI ITB), dan Prof Dr Mohamad Ikhsan SE MA (FEB Universitas Indonesia).

3. JK juga telah mendapat penghargaan Doktor HC dari UNP dan UGM

ITB Anugerahi JK Gelar Doctor Honoris Causa Karena Inovasi Sistem

Pada 5 Desember 2019, Jusuf Kalla juga dianugerahi gelar doktor honoris causa (DR HC) dari Universitas Negeri Padang (UNP), karena dianggap berjasa di bidang pendidikan. Pemberian penghargaan ini karena JK dianggap sebagai pejuang mutu pendidikan di Indonesia.

Tak hanya itu, JK juga mendapat Anugerah Hamengku Buwono IX dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Kamis, 19 Desember 2019. Anugerah ini diberikan atas kontribusi nyata JK dalam meningkatkan kualitas berpikir dan menyejahterakan masyarakat, serta berperan aktif bagi perdamaian umat manusia.

Rektor UGM Panut Mulyono mengatakan, Jusuf Kalla memiliki perjuangan yang mirip dilakukan Hamengku Buwono IX, baik saat menjabat sebagai menteri, wakil presiden hingga setelah pensiun sebagai pejabat negara.