Rupiah Perkasa Lagi, Dolar AS Melemah ke Rp 13.619

Jakarta (DPR) – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 13.619. Angka ini tercatat lebih tinggi dibandingkan posisi pada akhir pekan kemarin yang ada di level Rp 13.639

Demikian dikutip dari data RTI, Jumat (24/1/2020). Hingga pukul 09.44 WIB, dolar AS tercatat bergerak di rentang Rp 13.645-13.618.

Menurut catatan BI pada 22 Januari 2020, Rupiah menguat 1,74% (point to point/ptp) dibandingkan dengan level akhir Desember 2019. Perkembangan ini melanjutkan penguatan pada 2019 yang tercatat 3,58% (ptp) atau 0,76% secara rerata.

“Penguatan Rupiah didorong pasokan valas dari para eksportir serta aliran masuk modal asing yang tetap berlanjut sejalan prospek ekonomi Indonesia yang tetap terjaga, daya tarik pasar keuangan domestik yang tetap besar, dan ketidakpastian pasar keuangan global yang mereda,” kata Gubernur BI Perry Wajiyo di gedung BI, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Bi mencatat posisi cadangan devisa pada akhir Desember 2019 meningkat menjadi US$ 129,2 miliar, atau setara dengan pembiayaan 7,6 bulan impor atau 7,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.(japs/dtf)