KSJ Marelan Dikukuhkan, KSJ Batu Bara Beri Sedekah Jumat Pada Kaum Duafa dan Anak Yatim

Marelan – Dalam edisi ke 24 Kegiatan pembagian paket sedekah jumat tetap eksis dilaksanakan tim KSJ di Medan maupun KSJ di Batu Bara.

Bahkan kegiatan pengukuhan kepengurusan relawan Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) binaan AKBP.Ikhwan SH MH di Kecamatan Medan Marelan berlangsung Sukses.

Kegiatan KSJ pada edisi 24 Jumat (24/01/2020) ditandai dengan menyantuni anak yatim dan duafa sekaligus menyalurkan 50 Paket sembako langsung ke rumah warga duafa dan anak yatim di kawasan Medan Marelan.

Secara simbolis kegiatan penyantunan anak yatim dan duafa dilaksanakan di Kediaman saudara Khairul Bahri alias Kentong di Jalan Pulau Taucit Lingkungan 33 Kelurahan Rengas Kecamatan Medan Marelan.

Secara terpisah, kegiatan Jumat barokah pembagian paket sedekah KSJ juga tetap dilaksanakan tim KSJ Batubara diketuai Reza Syahriza dan Kapolres Batu Bara AKBP.Ikhwan SH.MH yang juga selaku Pembina KSJ langsung ke rumah warga kaum duafa dan anak yatim meski di pelosok Desa terpencil.

Kepengurusan KSJ Marelan dikukuhkan oleh Pembina KSJ diwakili Ustad Abbas Rambe didampingi Saharuddin ketua KSJ Sumut ditandai dengan pemberian bendera petaka KSJ Serta Cideramata Surat Keputusan (SK) penetapan kepengurusan KSJ kepada Khairul Bahri selaku ketua KSJ Marelan.

Turut hadir dalam acara jumat barokah penuh berkah itu masing-masing Waka Polsek Medan Labuhan AKP Ponijo SH, Sekcam Medan Marelan Suhariadi, Ustad Abbas Rambe, Ketua KSJ Belawan Aswin, elemen pendukung KSJ dari Komunitas Insan Setia Sekawan (KISS), Ketua Pelajar KSJ Yusri Miraza dan Ridho Alfiansyah serta Jaka Hidayah serta para relawan pelajar lainnya.

Usai kegiatan pengukuhan, acara dilanjutkan dengan pembagian paket sembako langsung kerumah warga kaum duafa dan anak yatim piatu.

Terpisah, kegiatan Jumat barokah pembagian paket sedekah KSJ juga tetap dilaksanakan tim KSJ Batubara diketuai Reza Syahriza dan Kapolres Batu Bara AKBP.Ikhwan SH.MH yang juga selaku Pembina KSJ langsung ke rumah warga kaum duafa dan anak yatim meski di pelosok Desa terpencil. (Gus/Mrl).