8 Film Konspirasi Terbaik Berdasarkan Kehidupan Nyata, Mind-Blowing!

Semua orang suka konspirasi, kan? Hollywood, khususnya, tumbuh subur dari mereka. Mereka memang sering mengada-ada, walau terkadang menjadi bagian dari konspirasi itu sendiri. Namun, ketika ada begitu banyak teori konspirasi di kehidupan nyata yang ditutup-tutupi, mudah bagi mereka untuk melihatnya sebagai bahan film yang bagus.

Secara umum, film konspirasi selalu melibatkan sosok “orang baik” yang melawan “dark force” — biasanya digambarkan sebagai pebisnis yang korup atau organisasi rahasia milik pemerintah — atau dengan kata lain agensi tertentu, perusahaan kimia dan farmasi, atau siapa saja yang berurusan dengan kejahatan terselubung.

Berikut delapan film konspirasi terbaik yang didasarkan pada teori konspirasi dalam kehidupan nyata.

1. The Conspirator

Semua orang tahu kalau John Wilkes Booth yang telah menembak dan membunuh Presiden Abraham Lincoln. Namun, kebanyakan orang tampaknya tidak menyadari fakta kalau ada konspirasi yang lebih besar di belakangnya.

Pada malam yang sama, dua teman Booth mencoba membunuh Wakil Presiden Andrew Johnson dan Sekretaris Negara William Seward untuk mengosongkan kursi kepemimpinan di pihak Union. Hanya Booth yang berhasil tetapi dia kemudian terbunuh ketika tentara menemukannya sedang bersembunyi di gudang.

The Conspirator berfokus pada Mary Surratt (Robin Wright), wanita yang mengelola kos tempat para konspirator bertemu dan tinggal. Surrat sendiri dihukum oleh pengadilan militer sebagai anggota konspirasi, menjadikannya wanita pertama yang dieksekusi oleh Pemerintah Federal Amerika.

Sayangnya sang sutradara, Robert Redford, lebih memilih drama daripada akurasi sejarah dalam film ini. Jadi walau sarat akan teori konspirasi, The Conspirator tidak bisa dijadikan patokan untuk peristiwa yang sebenarnya.

2. Syriana

Teori konspirasi berkembang setiap kali uang dan/atau kekuasaan terlibat. Oleh sebab itu, beberapa industri adalah tokoh utama teori konspirasi. Ambil contoh industri minyak. Ada sangat sedikit — atau bahkan tidak ada — film yang membahas tentang raja minyak ramah yang baik dan peduli dengan lingkungan.

Disutradarai dan dibintangi oleh George Clooney, Syriana digambarkan sebagai film thriller geopolitik yang didasarkan pada memoar seorang pensiunan agen CIA. Film ini sendiri meneliti pengaruh global dalam industri minyak.

Para penulis naskah melakukan wawancara dengan para eksekutif minyak terkemuka sebagai latar belakang untuk film tersebut, tetapi setuju untuk mengganti nama di dalamnya.

Syriana bisa digambarkan sebagai sebuah proyek ambisius yang diambil di lokasi berbeda di 5 benua, dan menampilkan 3 alur cerita yang berpotongan — beberapa eksekutif minyak, pembunuh bayaran CIA dan banyak pekerja imigran, serta pertempuran untuk menguasai ladang minyak yang menghasilkan suap, korupsi dan pembunuhan.

3. Nixon

Sama seperti lawan politiknya, John F. Kennedy, Richard Nixon telah menjadi subjek dari teori konspirasi yang tak terhitung jumlahnya. Dan teori konspirasi tentang Nixon nampak kecil jumlahnya dibandingkan dengan jumlah konspirasi yang menurut Nixon sendiri dirancang untuk melawannya.

Tidak peduli bagaimana kalian melihatnya, Richard Nixon adalah seorang pria yang selalu paranoid. Bahkan filmnya pada tahun 1995, Nixon, dibuka dengan peringatan kalau film ini “merupakan upaya untuk memahami kebenaran … berdasarkan catatan sejarah yang tidak lengkap.”

Nixon, diperankan oleh Anthony Hopkins, digambarkan sebagai pria yang brilian sampai perlahan-lahan menyerah pada delusinya. Paranoid ini sendiri disebabkan oleh semua rencana yang pernah ia lakukan untuk mendapatkan jabatan tertinggi, dan oleh keyakinan kalau orang lain sedang mencoba menentangnya dari belakang.

Nixon mendapatkan empat nominasi Oscar, di mana salah satunya Best Actor untuk Anthony Hopkins.

4. The Constant Gardener

John Le Carre memang terkenal karena novel mata-matanya. Namun ketika ia menulis The Constant Gardener, ia mengalihkan fokusnya ke industri farmasi hanya untuk menemukan fakta bahwa perusahaan-perusahaan semacam itu sama brutalnya dengan organisasi rahasia mana pun yang ada di dunia.

Novel ini diadaptasi menjadi sebuah film dan dibintangi oleh Ralph Fiennes pada tahun 2005. Fiennes memerankan seorang diplomat Inggris yang mencoba memecahkan kasus pembunuhan istrinya yang menyelidiki sebuah perusahaan obat yang telah menguji obat TB (Tuberkulosis) pada wanita miskin di Afrika.

Meskipun film ini bukan referensi ke skandal tertentu, nyatanya banyak uji coba obat yang dilakukan di Afrika, terutama untuk penyakit seperti meningitis dan HIV.

Film ini juga menyerupai plot Dark Waters yang baru-baru ini dirilis, yang menyoroti kepalsuan sebuah perusahaan kimia internasional dan pembuangan bahan kimia berbahaya dengan ceroboh tanpa memikirkan lingkungan sekitarnya.

5. The Insider

Film garapan Michael Mann pada tahun 1999, The Insider menceritakan kisah nyata tentang paparan dari seorang pelapor tentang industri tembakau. Russell Crowe memainkan sosok pelapor ini, Jeffrey Wigand, sementara Al Pacino berperan sebagai pembuat film dokumenter yang merekam kisah tersebut.

Wigand sendiri bekerja sebagai ahli kimia untuk sebuah perusahaan tembakau dan meneliti produksi rokok dengan kadar tembakau yang lebih rendah. Dia mengklaim bahwa, sementara perusahaan mengurangi jumlah nikotin, mereka juga menambahkan bahan kimia lain seperti amonia untuk meningkatkan efek nikotin.

Sebagai hasil dari investigasinya, Wigand diancam oleh atasannya dan bahkan menerima ancaman pembunuhan. Film ini diterima dengan sangat baik oleh para kritikus, bahkan dinominasikan untuk 7 Academy Awards.

6. The Big Short

Tidak terlalu banyak yang membahas teori konspirasi sebagai sebuah konspirasi. The Big Short sendiri mendokumentasikan cara bank, pialang saham, dan pihak-pihak tertentu dalam mengatur keuangan sedemikian rupa sehingga dapat membangkrutkan seluruh dunia dalam prosesnya.

Film ini seperti Ocean’s Eleven dengan jajaran aktor seperti Christian Bale, Brad Pitt, Steve Carell dan Ryan Gosling. The Big Short berhasil menjelaskan dengan tepat bagaimana hipotek sub-prime bekerja, dan bagaimana semua orang di dunia perbankan tahu tentang kebusukannya namun pura-pura tidak memedulikan.

Film ini memenangkan beberapa penghargaan dan dinominasikan untuk lima Oscar, memenangkan satu untuk kategori Skenario Film Terbaik. 

7. The Manchurian Candidate

Perang Dingin di tahun 1950-an telah menciptakan atmosfer saling curiga dalam hubungan internasional, di mana organisasi rahasia dari setiap negara memata-matai musuh dan sekutu mereka. The Manchurian Candidate karya John Frankenheim yang dirilis pada tahun 1962 menyimpulkan suasana ini.

Film ini dibintangi oleh Frank Sinatra dan Laurence Harvey sebagai tentara yang ditangkap dalam Perang Korea, lalu menjadi sasaran pencucian otak melalui hipnosis. Sementara Harvey kembali ke keluarganya, Sinatra mulai memiliki mimpi-mimpi aneh.

Menyadari kalau ia telah ditanamkan dengan ingatan palsu, Sinatra khawatir Harvey telah dicuci otak sebagai seorang pembunuh dan sedang dimanipulasi untuk menembak calon presiden.

The Manchurian Candidate sangat merujuk pada situasi internasional yang tidak nyaman dan ketidakpercayaan terhadap organisasi rahasia yang didukung pemerintah. Film ini bahkan mengisyaratkan bahwa pemerintah asing dapat menyebarkan pengaruh yang tidak semestinya dalam urusan negara lain dengan menyebarkan disinformasi.

8. JFK

Ada banyak film tentang kematian John F. Kennedy yang jumlahnnya hampir sama dengan teori konspirasi tentang siapa yang membunuhnya. Sejauh ini yang terbaik adalah buatan Oliver Stone, JFK. Stone sendiri menggambarkan filmnya sebagai “kontra mitos” yang menolak versi dari Komisi Warren tentang siapa yang telah membunuh presiden.

JFK menunjukkan bahwa jauh dari assassin yang bertindak sendiri, pembunuhan JFK telah difasilitasi dan diatur oleh CIA. Pengacara Distrik New Orleans, Jim Garrison, yang diperankan oleh Kevin Costner, menyarankan kalau ada 3 penembak dan 6 tembakan berbeda dari Grassy Knoll.

Film ini tidak diterima dengan baik oleh para kritikus meskipun publik menyukainya. Bahkan Stone sendiri sangat dikritik, di mana sebuah op-ed di The Washington Post memanggilnya “seseorang yang memiliki keterampilan teknis, sedikit pendidikan, dan nurani yang dapat diabaikan.”

Nah, itu tadi delapan film konspirasi terbaik yang didasarkan pada teori konspirasi dalam kehidupan nyata. Jika kalian merasa ada film konspirasi lain yang tidak masuk ke dalam daftar di atas, beri tahu di kolom komentar ya!