Semua Gerai Ismaya Grup Ditutup Guna Mencegah Penyebaran Virus Corona

Jakarta, IDN Times – Usai Plaza Indonesia memutuskan tutup sementara, kini gerai restoran dan bar yang tergabung dengan Ismaya Grup ditutup sementara, untuk mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19.

“Hari ini adalah hari yang sangat menyedihkan dalam waktu yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, kami telah memutuskan untuk sementara waktu menutup semua gerai @Ismaya di Indonesia mulai hari ini, untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan pelanggan kami, serta karyawan,” seperti dikutip dari akun Instagramnya Founder Ismaya Christian Rijanto, @christianrijanto, Senin (23/3) malam.

1. Christian yakin masyarakat bisa terbebas dari masalah COVID-19

Semua Gerai Ismaya Grup Ditutup Guna Mencegah Penyebaran Virus Corona

Sejak didirikan 17 tahun lalu, semua perusahaan yang tergabung dengan Ismaya akan ditutup mulai Rabu (24/3). Christian yakin, keputusan ini sebagai bentuk mengurangi penyebaran virus corona yang kini mengancam dunia.

“Saat ini, pikiran dan doa kami ditujukan kepada orang-orang yang terkena dampak pandemi COVID-19 yang malang ini. Tetapi kami yakin bahwa bersama-sama, kita semua akan keluar lebih kuat dari ini,” kata dia.

Christian belum dapat memastikan kapan gerainya kembali dibuka. Namun dia menyatakan, Ismaya akan kembali dengan banyak gerai yang bekerja sama dengan perusahaanya.

“Kami dengan rendah hati berterima kasih atas dukungan Anda yang tak tergoyahkan di #Ismaya Group, dan kami tidak sabar untuk kembali dan melanjutkan di #creatingthegoodlife. Sementara itu, jaga keamanan, makan enak, tetap positif dan sehat. Kami akan segera kembali!” kata dia.

Semua Gerai Ismaya Grup Ditutup Guna Mencegah Penyebaran Virus Corona

2. Plaza Indonesia ditutup hingga 3 April 2020

Semua Gerai Ismaya Grup Ditutup Guna Mencegah Penyebaran Virus Corona

Sebelumnya, Plaza Indonesia juga memilih tutup sementara. General Manager Tenant Comm Relations, Customer Service & SQA, Plaza Indonesia, Stella Kohdong mengatakan, keputusan itu guna mencegah penyebaran virus corona. Seluruh karyawan Plaza Indonesia, termasuk staf penyewa toko, juga diimbau tinggal di rumah.

“Plaza Indonesia akan tutup sementara waktu terhitung dari tanggal 25 Maret – 3 April 2020,” kata Stella dalam keterangan tertulis yang diterima IDN Times di Jakarta, Senin (23/3).

Meski begitu, toko yang berada di level basement akan tetap beroperasi dari pukul 11.00-17.00 WIB. Diantaranya:

1. TheFoodHall Supermarket
2. Pharmacy: Guardian, GNC, Century & Natural Farm
3. Maybank
4.Money Changer: BBC & Dua Sisi
5. Semua ATM di Level Basement.

Lebih lanjut, Plaza Indonesia kata Stella, akan beroperasi pada 4 April mendatang.

“Waktu operasional akan diinformasikan kembali,” ucap dia.

3. Pasien positif COVID-19 di Indonesia jadi 579 kasus

Semua Gerai Ismaya Grup Ditutup Guna Mencegah Penyebaran Virus Corona

Juru Bicara Penanganan Virus Corona COVID-19 Achmad Yurianto melaporkan, jumlah pasien positif virus corona di Indonesia per Senin (23/3), naik jadi 579 kasus. Angka ini naik dari data sebelumnya yaitu 514 kasus.

Dengan demikian, dalam sehari ada 65 kasus baru positif virus corona. “Penambahan sebanyak 65 orang. Total kasus 579,” kata Yuri dalam siaran langsung di TVRI, Senin. 

Total penyebaran virus corona tersebut terdapat di 22 provinsi. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penyumbang terbanyak kasus virus corona yaitu 353 kasus. Lalu peringkat kedua diduduki oleh Jawa Barat 59 kasus, disusul Banten 56 kasus.

Berikut data lengkap penyebaran virus corona di 22 provinsi di Indonesia per Senin (23/3):

1. Bali 6 kasus
2. Banten 56 kasus
3. Yogyakarta 5 kasus
4. DKI Jakarta 353 kasus
5. Jawa Barat 59 kasus
6. Jawa Tengah 15 kasus
7. Jawa Timur 41 kasus
8. Kalimantan Barat 2 kasus
9. Kalimantan Timur 11 kasus
10. Kalimantan Tengah 2 kasus
11. Kepulauan Riau 5 kasus
12. Sulawesi Utara 1 kasus
13. Sumatera Utara 2 kasus
14. Sulawesi Tenggara 3 kasus
15. Sulawesi Selatan 2 kasus
16. Lampung 1 kasus
17. Riau 1 kasus
18. Jambi 1 kasus
19. Maluku Utara 1 kasus
20. Maluku 1 kasus
21. Papua 2 kasus
22. Kalimantan Selatan 1 kasus

Sementara, delapan kasus lainnya masih dalam proses verifikasi.