Di Tengah Pandemi Corona, APP Tetap Jualan Manfaatkan Digital Marketing

APPAPP

APP
Direktur Pemasaran dan Pengelolaan Properti Adhi Persada Properti (APP), Wahyuni Sutantri (tengah) didamping jajaran manajemen APP didepan maket salah satu proyek APP

BERITA PROPERTI – Dampak pandemi global Covid-19 terhadap sektor properti, diakui sejumlah pengembang di tanah air. Salah satunya adalah perusahaan properti Adhi Persada Properti (APP), yang berdampak pada pembangunan beberapa proyek yang dikembangkan. Begitu juga dengan penjualan yang juga mengalami penurunan cukup drastis.

Direktur Pemasaran dan Pengelolaan Properti APP, Wahyuni Sutantri mengatakan, saat ini market atau pasar sebagian besar cenderung dalam posisi wait and see, dengan mengikuti anjuran pemerintah untuk melakukan social distancing dan stay at home.  Meskipun begitu, dia mengaku kegiatan pemasaran tetap berjalan dengan memaksimalkan fasilitas digital marketing guna menjangkau potensi market yang ada.

“Saluran digital marketing seperti sosial media, website dan aplikasi yang kami giatkan saat ini. Khusus melalui aplikasi, konsumen dapat mempelajari detail produk yang ditawarkan di aplikasi APP Smart Property Tools, yang telah memperoleh rekor MURI di tahun 2017 sebagai inovasi aplikasi penjualan properti,” jelas Wahyuni saat dihubungi Propertynbank, Sabtu (4/4).

Dikatakan Wahyuni, untuk menarik minat pembeli, pihaknya menawarkan program spesial dengan nama Syuurprice, yakni berupa harga spesial discount yang belum pernah ada sebelumnya, dan juga cara bayar yang sangat mudah dan fleksibel. Promo ini diberikan, sambung Wahyuni, agar masyarakat tetap optimis dalam memandang pasar properti dan meyakini wabah covid-19 ini dapat dilalui bersama dengan baik.

Disamping itu, jelas Wahyuni, APP juga memperhatikan keselamatan karyawan dan sales dengan menutup seluruh marketing gallery guna mencegah kondisi yang tidak diinginkan. Kebijakan work from home (WFH) diberlakukan dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi IT untuk berkoordinasi dan memonitor aktivitas seluruh lini perusahaan.

“Khusus bagi sales yang work from home, kami menjalankan telemarketing bagi setiap sales yang termonitor melalui aplikasi APP Smart Property Tools. Sedangkan untuk pembangunan proyek yang dikembangkan oleh APP, saat ini kami sedang melakukan evaluasi bersama kontraktor dengan mempertimbangan risiko dan kebijakan pemerintah yang berlaku,” tegas Wahyuni.

Untuk konsumen, Wahyuni menyarankan agar tetap optimis melihat kondisi pandemi Covid-19 dengan tidak menunda rencana pembelian properti yang diidamkan. Pasalnya, sebagai salah satu produk investasi, properti relatif tidak fluktuatif dan cenderung terus naik. Terlebih lagi, harga produk properti lebih menguntungkan sebagai investasi dibandingkan produk investasi lainnya seperti saham yang saat ini sedang  terpukul.

Wahyuni meyakinkan, meskipun saat ini konsumen tidak bisa melihat langsung ke proyek, namun dengan latar belakang dan pengalaman APP sebagai anak perusahaan BUMN PT Adhi Karya (Persero) Tbk. sebagai sebuah jaminan. APP, imbuhnya, sudah berkomitmen untuk mewujudkan produk properti yang dapat dihandalkan. Produk-produk properti APP, sudah dideliver ke konsumen dengan baik serta portfolio produk yang tersebar di sebagian besar kota-kota besar di Pulau Jawa.

“Kami berharap kepada Pemerintah untuk mendukung bisnis properti. APP sebagai bagian dari stakeholder penyediaan properti bagi masyarakat, sehingga kami berharap Pemerintah dapat memberikan relaksasi perbankan seperti penurunan bunga dan penundaan waktu pembayaran serta kebijakan yang mengairahkan market properti seperti peningkatan kuota FLPP untuk produk hunian menengah-bawah dan penurunan bunga KPR,” pungkas Wahyuni.