Peduli Pandemi Covid – 19, Tokoin Inisiasi Donasi 1.000 Alat Rapid Test

(ki-ka) Finance Director Prevent Homedik, Gabriella Christy, Ketua Umum IDI, dr. Daeng M. Faqih dan CEO Tokoin Group, Reiner B. Rahardja. Tokoin menyerahkan bantuan 1.000 alat rapid test kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

SEKITAR KITA – Dalam melawan dan mengatasi pandemi Covid-19 di tanah air, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa didukung penuh oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal mendorong platform digital berbasis blockchain pertama di Indonesia yang merupakan karya lokal, Tokoin, untuk ikut berpartisipasi memberikan bantuan donasi untuk menanggulangi virus yang telah menyebar ke 208 negara di dunia.

CEO Tokoin Reiner Rahardja mengatakan, yang menjadi garda terdepan dalam melawan Covid-19 bukanlah tenaga medis melainkan semua masyarakat yang masih merasa sehat. Yang harus dilakukan sekarang adalah tetap di rumah dan jangan keluyuran atau berkumpul karena menyebabkan beresiko terpapar virus mematikan tersebut.

“Bisa saja seseorang mengidap virus corona, namun karena tubuh dan imunnya kuat, maka dia disebut sebagai carrier atau pembawa virus lalu menularkan yang lemah di rumah kita. Tim medis adalah garda pertahanan terakhir yang mencegah agar tidak lebih banyak nyawa melayang, Jadi kitalah yang harus mensupport garda terakhir agar tidak ikut tumbang,” ujar Reiner di kantor Ikatan Dokter Indonesia (IDI), di Jakarta..

Oleh karena itu, sebagai generasi milenial, kata Reiner, dirinya terpanggil untuk turut berpartisipasi untuk memprioritaskan pengujian Rapid Test kepada tenaga medis dan ODP. Melalui gerakan Tokoin Care #TokoinPeduli, platform ini akan bekerja sama dengan Prevent, perusahaan yang bergerak di bidang alat kesehatan Rapid Test diagnostik di Indonesia.

“Kami akan mengajak para milenial Indonesia untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan #MilenialMelawanCorona secara nasional, pada fase pertama ini kami membantu bangsa untuk mendonasikan 1000 Alat Rapid Test kepada para dokter dan tenaga medis melalui organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk memerangi kasus virus corona Covid-19 di Indonesia,” jelas Reiner.

Lebih lanjut dikatakan Reiner, walaupun kondisi ekonomi saat ini sangat terdampak, Tokoin tetap mengedepankan revolusi industri 4.0. Pada kondisi saat ini industri yang akan sangat diuntungkan dari perkembangan blockchain, adalah industri kesehatan dan rumah sakit. Inilah mengapa Tokoin tidak tinggal diam saat industri kesehatan sedang dilanda musibah besar.

Djelaskan Reiner, donasi ini bertujuan untuk mendukung dan membantu tenaga medis Indonesia yang sedang berjuang mengatasi virus corona Covid-19 di Indonesia. Donasi yang masuk akan dikontribusikan untuk membantu mencukupi kebutuhan alat alat medis lainnya, karena saat ini alat-alat kebutuhan medis juga mengalami kelangkaan, sementara kebutuhan terus meningkat.

“Momen ini juga menjadi kick-off dari gerakan donasi masal yang kami lakukan secara besar melalui sistem blockchain, sehingga fase donasi berikutnya akan lebih banyak individu maupun perusahaan yang bisa ikut terlibat dalam mensupport garda medis kita. Mari kita bersatu melawan virus corona Covid-19, untuk Indonesia kuat,” pungkas Reiner Rahardja.