Di Tengah Pandemi, Serang City Group Optimis Pasarkan Dua Proyek Andalan

Villa Sasmaya Furnished-Serang City

PERUMAHAN – Adanya pandemi Covid-19 yang saat ini mewabah dan telah merata sebarannya ke hampir seluruh negara di dunia, tidak serta merta membuat sektor properti jadi berhenti. Sebaliknya, sejumlah pengembang malah memanfaatkan situasi ini untuk terus melakukan aktifitas. Salah satunya adalah Serang City Group, yang tetap berkomitmen melanjutkan proses pembangunan dan pemasaran.

Meskipun dalam penerapannya, Serang City Group melakukan pengawasan dan pengendalian ketat tim yang bekerja untuk menghindari penyebaran virus Covid-19. Manajemen Serang City Group memberlakukan dan menerapkan jadwal tugas bergiliran dan pekerja secukupnya agar tidak terjadi kerumunan.

Business Development Manager Serang City Group, Yuwanto Joe mengatakan, saat ini dua proyek rumah tapak yang mereka kembangkan dan masih terus melakukan aktifitas adalah Perumahan Serang City di Kota Serang dan Dharmawangsa Hills di Kota Bogor. Kedua proyek ini, kata dia, tetap menarik minat konsumen dan banyak yang ingin melihat lokasi proyek.

“Mereka calon konsumen ingin melihat langsung progress pembangunan proyek saat ini. Oleh karena itu, kami telah melakukan sejumlah langkah antisipasi untuk menyambut antusias dari calon konsumen yang berminat kepada proyek-proyek kami. Diantaranya adalah akses masuk dibuat lebih ketat,” ujar Yuwanto Joe.

Lebih lanjut dijelaskan Yuwanto, tamu akan diantar oleh tim dan mereka diwajibkan memakai masker serta mencuci tangan sebelum melewati gerbang utama. Selain itu, imbuhnya, dilakukan penyemprotan disinfektan di sekitar carport dan teras rumah oleh pengelola. Sementara kawasan jalan disemprot menggunakan mobil tangki pompa yang dijalankan reguler dan terjadwal.

Dharmawangsa Hills, Kota Bogor

Yuwanto memastikan, seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan telah sepakat dan setuju untuk menerapkan antisipasi di proyek, tanpa mengurangi kualitas dan jadwal target pembangunan. Pihaknya hanya melakukan pembatasan jumlah pekerja dengan menerapkan pengawasan dan pengaturan bergiliran sehingga tidak terjadi penumpukan pekerja dalam satu tempat. Begitu juga untuk area pekerja dan kantin yang terus dijaga kebersihan.

Sementara untuk promosi, Yuwanto mengaku saat ini lebih banyak melakukan pemasaran melalui digital dan online. Promo-promo juga dilakukan melalui media sosial dan telepon konferensi dengan calon konsumen. Penggunaan Marketing Gallery dibatasi dengan jumlah staf yang tidak banyak dan selalu dilakukan sterilisasi, namun tidak mengurani pelayanan yang ada.

“Kedua proyek ini memang masih menarik minat calon konsumen bahkan banyak yang juga berkunjung. Tapi saat ini memang sebagian besar calon konsumen sudah memilih opsi untuk menghubungi marketing secara digital, lewat video baik secara langsung ataupun rekaman,” ungkap Yuwanto sembari menambahkan bahwa melalui digital juga mereka rekomendasikan karena mendukung program physical distancing dari pemerintah.

Untuk lebih menarik minat konsumen, Serang City Group memberikan bonus semi-furnished untuk unit tertentu dan rumah ready stock yang terbatas pilihannya saat ini. Yuwanto masih tetap optimis pasar properti di segmen first home end user masih bagus saat ini.

“Oleh karenanya kami berharap pemerintah dan perbankan mampu memberi relaksasi dari nilai kredit dan bunga untuk membantu masyarakat yang ingin memiliki rumah siap huni saat ini. Serang City Group akan tetap menjaga kelangsungan aktivitas ekonomi baik yang langsung ataupun tidak langsung bergantung kepada pembangunan properti di Serang City maupun Dharmawangsa Hills,” pungkas Yuwanto.