Selama PSBB di Jakarta, Gojek Hentikan Sementara Layanan GoRide

Jakarta, IDN TimesGojek resmi memberhentikan sementara layanan GoRide mereka selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk wilayah DKI Jakarta mulai Jumat (10/4) hari ini.

“Larangan ojek online membawa penumpang selama penerapan PSBB pada 10 – 23 April berdampak pada berhentinya sementara salah satu layanan yang disediakan oleh mitra driver Gojek di Jabodetabek, yaitu layanan transportasi roda dua GoRide,” kata Chief of Corporate Affairs Nila Marita dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/4).

1. Kamu masih bisa pergi menggunakan layanan mobil

Selama PSBB di Jakarta, Gojek Hentikan Sementara Layanan GoRide

Nila memastikan, untuk layanan transportasi roda empat GoCar dan GoBlueBird juga masih tersedia. Kamu bisa menggunakan layanan ini untuk berpergian.

“Dengan maksimal jumlah penumpang dua orang agar physical distancing bisa tetap terjaga,” kata Nila.

2. Layanan lain tetap tersedia

Selama PSBB di Jakarta, Gojek Hentikan Sementara Layanan GoRide

Nila juga memastikan layanan lain tidak terdampak. Kamu masih bisa memesan makanan melalui GoFood. Atau pun layanan telemedik dan pengantaran obat GoMed, GoSend, GoMart, GoShop, dan GoBox.

“Kami tetap beroperasi melayani masyarakat selama periode PSBB. Masyarakat dapat menggunakan layanan ini tanpa kontak fisik secara langsung,” ujar Nila menjelaskan.

3. Gojek pastikan sediakan masker untuk kamu yang bepergian

Selama PSBB di Jakarta, Gojek Hentikan Sementara Layanan GoRide

Jika kamu tetap bepergian menggunakan layanan GoCar atau GoBlueBird, Gojek menyediakan masker bagi seluruh mitra untuk memastikan kesehatan bersama.

“Kami juga mengingatkan agar penumpang GoCar menggunakan masker selama perjalanan, dan mengikuti panduan keamanan selama perjalanan yang diinformasikan lewat aplikasi,” katanya.

4. Jakarta mulai terapkan PSBB hari ini

Selama PSBB di Jakarta, Gojek Hentikan Sementara Layanan GoRide

Diberitakan sebelumnya oleh IDN Times, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan ojek online dilarang mengangkut penumpang ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar berlangsung mulai Jumat (10/4). Namun, ojek online masih diizinkan mengantar barang.

Hal tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020. Dalam peraturan itu disebutkan layanan ekspedisi barang, termasuk sarana angkutan roda dua berbasis aplikasi dengan batasan hanya untuk mengangkut barang dan tidak untuk penumpang.

Anies mengaku sempat berbicara dengan Kementerian Perhubungan untuk meyakinkan agar ojek online masih boleh mengangkut penumpang. Namun belum ada perubahan.