6 Cara Bedakan Pasangan Romantis atau Hanya Manipulatif dalam Hubungan

Sosok manipulatif selalu bisa membuat pasangannya terkesan dengan segala tindakan yang ia lakukan. Ia juga pandai memberi perhatian lebih kepada pasangannya dengan tujuan tertentu. Sama halnya dengan sisi romantis seorang pasangan yang juga pandai memberi perhatiannya, akan tetapi ada banyak sekali perbedaan di antara keduanya.

Sebaiknya kita harus paham bagaimana cara membedakan pasangan yang romantis atau hanya sekadar manipulatif, yuk coba simak penjelasan berikut!

1. Pasangan yang romantis lebih tulus dalam mengungkapkan perasaannya 

6 Cara Bedakan Pasangan Romantis atau Hanya Manipulatif dalam Hubungan

Perbedaan yang sangat terasa antara pasangan yang romantis atau manipulatif terletak pada tingkat ketulusan mereka. Sosok romantis lebih bisa tulus dan penuh kasih sayang dalam setiap bentuk perhatian demi membuat pasangannya selalu bisa bahagia bersamanya.

Tidak jarang segala bentuk perhatiannya mampu ia rencanakan dan susun dengan matang terutama di momen-momen spesial dalam hidupnya.

2. Seorang yang manipulatif suka melebih-lebihkan setiap perkataan dan tindakannya 

6 Cara Bedakan Pasangan Romantis atau Hanya Manipulatif dalam Hubungan

Walau terkadang seorang yang manipulatif juga memberikan perhatiannya kepada pasangan, akan tetapi ia hanya ingin membuat pasangannya terkesan semata pada dirinya. Hal tersebut semata-mata untuk dapat membentuk citra baik di mata pasangan, hal terburuknya lagi bisa saja ia memanfaatkan situasi yang ada. Niatnya yang tidak tulus akan mudah sekali kita tebak dan merasakannya dalam setiap perhatian yang ia berikan.

3. Orang yang romantis selalu mengutamakan kebahagiaan pasangan 

6 Cara Bedakan Pasangan Romantis atau Hanya Manipulatif dalam Hubungan

Pasangan romantis akan menjadi dambaan banyak orang, segala bentuk perhatian yang ia miliki akan selalu ia tujukan demi sebuah kebahagiaan pasangan yang ia sayang. Entah apa pun itu, ia selalu bisa maksimal dalam melalukannya, sehingga akan timbul kenyamanan dalam hubungan. Ia akan selalu bisa kita banggakan karena sikapnya yang romantis yang tidak semua orang memilikinya.

4. Seorang yang manipulatif lebih cenderung egois di setiap perbuatannya 

6 Cara Bedakan Pasangan Romantis atau Hanya Manipulatif dalam Hubungan

Seorang pasangan yang manipulatif memang sering sekali melakukan tindakan yang mengundang perhatian pasangan, akan tetapi maksud di balik itu semua ada sebuah sisi egois dalam dirinya yang sering kali membuat pasangan tidak nyaman.

Misalkan saja ia akan memberikan perhatian berlebih ketika pasangannya berada di puncak kariernya, ia bisa saja memanfaatkan situasi tersebut untuk bisa masuk ke perusahaan pasangan dengan jabatan khusus yang ia incar.

5. Sosok romantis pandai mengerti pasangannya 

6 Cara Bedakan Pasangan Romantis atau Hanya Manipulatif dalam Hubungan

Pasangan romantis tahu betul caranya mengerti dan memahami pasangan. Dari mulai hal besar hingga hal-hal kecil dan remeh sekalipun, misalnya saja ketika pasangan cenderung menyukai warna putih di setiap benda yang ia inginkan.

Ia pasti akan lebih mengingat dan memperhatikan ketika ingin membelikan suatu dengan warna kesukaannya tersebut. Hal tersebut menjadikan pasangan romantis bisa selalu jadi sosok idaman terutama bagi seorang wanita khususnya.

6. Seorang yang manipupatif selalu ingin dimengerti pasangan 

6 Cara Bedakan Pasangan Romantis atau Hanya Manipulatif dalam Hubungan

Pasangan manipulatif sangat bertolak belakang dengan mereka yang romantis. Jika sosok romantis selalu bisa mengerti pasangan, seorang yang manipulatif justru ingin selalu dimengerti oleh pasangan.

Ia terkadang bisa saja menggunakan ungkapan kesedihannya demi membuat pasangan lebih bisa memperhatikannya.

Jika hal tersebut terus ada dalam hubungan, bukan tidak mungkin akan berakhir suatu perpisahan. Karena pada dasarnya setiap orang yang bisa mengerti, pasti ingin juga dimengerti.

Itulah 6 cara membedakan pasangan yang romantis atau hanya manipulatif terhadapmu. Semoga pasanganmu tidak termasuk sosok manipulatif, ya!