3 Larangan Ketika Masak Menu Sahur dan Berbuka Puasa

DPR – Umat Islam di Indonesia akan menjalani puasa hari pertama di Bulan Ramadhan pada pada Jumat 24 April 2020.

Biasanya, saat puasa, ibu-ibu sibuk menyiapkan makanan sahur dan berbuka. Berbicara sahur dan berbuka, seharusnya tidak sekedar menu yang akan disajikan.

Kita perlu memerhatikan cara mengolah dan menyimpan bahan makanan sebelum dimasak. Kelihatannya mudah.

Tetapi Chef Degan mengungkapkan sejumlah kesalahan yang sering dilakukan ketika masak menu sahur dan berbuka puasa seperti berikut :

1. Langsung masuk kulkas : Usai belanja produk bahan makanan baik itu di pasar atau supermarket, langsung disimpan di kulkas tanpa dicuci. Hal ini tentu harus dihindari.

Cuci bersih lalu ganti kemasan bungkusannya dengan wadah container bersih yang ada di rumah. Mencuci sendiri semua produk bahan makanan di rumah.

Membuat kita bisa mengontrol kebersihannya sehingga yakin bahan makanan yang masuk ke kulkas memang sudah bersih.

2. Tidak masak dari awal : Sebisa mungkin tidak memasak hidangan terlalu awal, contohnya untuk menu buka puasa sudah dimasak sejak siang atau bahkan pagi hari.

Minimalisasi jarak antara masakan matang dan waktu makan, usahakan begitu masakan matang bisa langsung dikonsumsi. Lebih fresh dan rasanya juga lebih enak.

3. Tidak mencuci tangan : Hindari tidak mencuci tangan sebelum makan, Chef Degan yang juga berprofesi sebagai konsultan kuliner ini menekankan semua orang dalam mempersiapkan makanan harus bertindak seolah sebagai dokter.

Artinya, setiap kali di dapur dan tiap kali menyentuh sesuatu apapun harus cuci tangan. Bukan mengakali malas cuci tangan lalu memilih jalan pintas dengan mengenakan sarung tangan.

Sarung tangan yang tak diganti-ganti malah bisa jadi media berpindahnya bakteri dan kuman dari tangan, ke alat masak, dan ke makanan itu sendiri.

Nah, tentunya dengan mengetahui penjelasan-penjelasan di atas kita bisa menghindari kesalahan-kesalahan selama ini ketika menyiapkan menu sahur dan berbuka. Selamat menunaikan ibadah puasa! (sumber: transbisnis.com)