Tips Puasa Untuk Ibu Hamil Agar Kandungan Tetap Sehat

DPR – Meski puasa merupakan hukum yang wajib, terdapat pengecualian bagi wanita hamil untuk tidak menjalankan puasa. Namun tidak sedikit ibu hamil tetap ingin melakukan ibadah puasa. Lantas bagaimana caranya agar kandungan tetap sehat?. Ada tips puasa untuk ibu hamil agar kandungan tetap sehat.

Sejatinya dalam hukum Islam, wanita hamil dan menyusui diperbolehkan untuk tidak berpuasa apabila khawatir akan membahayakan kesehatan diri maupun bayinya. Puasa yang dilewatkan dapat diganti di kemudian hari, atau jika tidak memungkinkan bisa dengan membayar fidyah.

Berikut tips puasa untuk ibu hamil agar kandungan tetap sehat :
1. Banyak minum air putih
ehidrasi bisa mengganggu fungsi organ tubuh, bahkan berisiko pada kehamilan seperti kurangnya cairan ketuban, bayi lahir prematur, bahkan cacat lahir.

Jika dokter menyatakan aman bagi Anda untuk berpuasa, pastikan cukupi kebutuhan minum setidaknya 8-12 gelas air putih per hari.

2. Jangan lewatkan sahur
Sahur sangat penting dilakukan sebagai sumber energi di siang hari. Puasa Ramadan yang dimulai sejak subuh hingga magrib dapat membuat tubuh cepat terasa lemas dan lelah. Karenanya luangkan waktu yang cukup untuk bisa menyantap sahur.

3. Perhatikan nutrisi makanan
Makanan sehat yang dianjurkan untuk ibu hamil yakni tinggi serat dan karbohidrat kompleks seperti kacang-kacangan atau daging tanpa lemak. Sementara karbohidrat kompleks diperoleh dari beras merah, oatmeal, roti gandum.

Hindari makan makanan tinggi lemak karena tidak mengandung nutrisi apa pun yang Anda dan bayi butuhkan. Terlalu banyak makan makanan berlemak juga bisa menyebabkan sembelit dan gangguan pencernaan.

4. Jangan melakukan aktivitas fisik yang berat
Selama puasa, hindari melakukan kegiatan yang menguras tenaga. Melakukan aktivitas fisik yang berat dapat membuat tubuh lemas dan memicu stres.

Apabila Anda wanita karier, coba bicarakan dengan atasan mengenai pengelolaan waktu dan load pekerjaan selama bulan Ramadan, serta jika memungkinkan mintalah waktu istirahat tambahan.

Segeralah beristirahat sejenak ketika sudah merasa lelah, dan segera minum banyak cairan saat berbuka puasa.

5. Hindari kafein
Kafein bersifat diuretik. Jadi selain memicu sakit kepala dan jantung berdebar, kafein juga membuat tubuh cepat dehidrasi.

Minum teh dan kopi juga dapat mengurangi kadar zat besi yang dapat diserap tubuh. Apabila Anda sangat ingin dan tak bisa menghindarinya, batasi konsumsi kafein tak lebih dari 200mg per hari atau setara dengan dua cangkir kopi instan.

Alih-alih kopi dan teh, minumlah air putih. Jika bosan, bisa ditambahkan dengan perasan jeruk nipis atau lemon. Pastikan Anda berada di tempat sejuk dan berventilasi baik. Menjaga suhu tubuh tetap normal mencegah tubuh memproduksi keringat berlebih yang memicu kehilangan cairan tubuh.

6. Pastikan kecukupan asupan vitamin

Tubuh akan membutuhkan lebih banyak nutrisi penting terutama kalsium, zat besi, vitamin D, dan asam folat utnuk kesehatan

Mengonsumsi vitamin bukan berarti Anda bisa makan makanan yang tak bernutrisi. Vitamin dimaksudkan untuk melengkapi kecukupan asupan nutrisi Anda, dan tidak dimaksudkan sebagai satu-satunya sumber nutrisi.

Pastikan Anda makan makanan bergizi serta beri tambahan vitamin ketika sahur untuk menjaga kesehatan dan perkembangan bayi dalam kandungan.

7. Jangan stres

Stres ketika hamil adalah hal normal sebab sang ibu merasakan banyak perubahan yang dialaminya, baik itu perubahan pada tubuh maupun emosi. Ditambah lagi dengan berpuasa yang turut mengubah pola rutinitas Anda.

Jangan biarkan stres menguasai diri Anda. Lakukan meditasi atau hal yang membuat hati Anda senang untuk mengembalikan pikiran positif Anda. Sebab jika stres berlanjut untuk waktu yang lama dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Stres pada masa kehamilan juga meningkatkan potensi kelahiran bayi prematur atau berat badan bayi kurang. Bayi yang lahir prematur atau tubuh kecil berisiko mengalami masalah kesehatan.

(sumber: primaberita.com)