FANDEMI Hadir demi Keseimbangan Demokrasi

Medan (DPR) – Kemandirian demokrasi Indonesia di segala lini terancam. Kemurniannya terkontaminasi oleh liberalisme dan kapitalisme. Godaan materialisme sangat merusak sendi-sendi demokrasi. Berdasarkan hal tersebut diatas dan untuk menjawab persoalan bangsa, beberapa inisiator pun mendirikan dan mendeklarasikan Forum Analisis Anggaran & Demokrasi Indonesia (FANDEMI).

Bertempat di Cafe and Resto Guest House, Jalan Halat Medan, Kamis (4/6) malam, berdirilah sebuah lembaga independen bernama FANDEMI. Lembaga ini diinisiasi oleh Ketua Lembaga Pengkaderan Pendidikan Profesi Umat Ibnu Hajar, Presiden GAGAK RI Safrizal Elbatubara, Khobar Peduli Umat M Rifai Nasution, Direktur Wahana Lingkungan Independen (WALI) Suhaji, Ketua Korps Siaga Bencana (Kopsiap) Rivai Tanjung.

Dewan Pendiri Forum Analisis Anggaran & Demokrasi Indonesia Ibnu Hajar yang didampingi Safrizal, Direktur Eksekutif Fandemi Suhaji, Wakil Direktur Ismail Nasution, Sekjend M Rifai Nasution, Bendahara Rivai Tanjung mengatakan, Pendirian organisasi Fandemi berkat kekompakan dalam menyatukan visi dan misi yang mempunyai tujuan demi perbaikan bangsa kedepan. Karena berbagai inisiator organisasi tersebut bergerak di berbagai bidang seperti anti korupsi, pemerhati lingkungan, siaga bencana, Pendidikan dan sebagainya, maka, diharapkan nantinya dapat menyikapi dengan bijak berbagai persoalan-persoalan kebangsaan menuju perbaikan bangsa.

“Kami datang dari berbagai organisasi yang bergerak di berbagai bidang, seperti anti korupsi, pemerhati lingkungan, siaga bencana, pendidikan dan sebagainya. Dengan berbagai latar belakang ini, diharapkan kehadiran FANDEMI semakin menempatkan republik ini kian demokrasi,” Ibnu Hajar, mengakhiri.(japs)