Soal Kader Demokrat Binjai yang Bingung Pilih Siapa

Kamal Pane: Ikut Instruksi DPP, atau Dapat Sanksi!

BINJAI (DPR) – Tergerusnya soliditas kader Partai Demokrat di Kota Binjai disahuti dengan tegas oleh salah seorang pengurus DPD Partai Demokrat Sumut, Kamal Pane, SH. Ia menyatakan, seluruh kader harus mengikuti apa yang telah diinstruksikan DPP terkait dukungan kepada pasangan calon kepala daerah.

“Kader partai tentunya tak bisa seenaknya memberikan dukungan kepada calon atau pasangan calon kepala daerah, harus ikut instruksi pimpinan, pasangan mana yang nantinya harus didukung,” sebut pria yang menjabat Sekretaris BPOKK PD Sumut.

Sementara terkait Pilkada Kota Binjai, lanjut Kamal Pane, DPP Partai Demokrat telah mengeluarkan rekomendasi dukungan kepada pasangan Juliadi – Amir Hamzah. Dengan demikian, seluruh kader Partai Demokrat diharuskan memberikan dukungan kepada pasangan tersebut.

“Terkait adanya Kader Partai Demokrat yang memaksakan ikut dalam kontestasi Pilkada ini tetapi dengan dukungan partai lain, nantinya akan diberikan sanksi karena dinilai menentang keputusan partai, begitu pula dengan kader-kader yang mendukung calon tersebut,” ungkap Kamal, menanggapi majunya Sapta Bangun mendampingi Lisa Andriani Lubis, padahal beliau saat ini masih sebagai kader Partai Demokrat.

Sekedar informasi, dalam Pilkada Kota Binjai kali ini, terdapat tiga pasangan calon yang akan bertarung, yakni: Lisa Andriani Lubis dan Sapta Bangun yang didukung oleh Nasdem, PDIP, PAN dan Hanura; Juliadi dan Amir Hamzah yang mendapat dukungan dari Partai Golkar, PPP dan Demokrat; serta Rahmat Sorialam Harahap dan Usman Ja’far yang didukung Partai Gerindra dan PKS. (Japs)