Musda ke VI, FSPTI-KSPSI Diminta Tidak Terpecah Belah

mediasumutku.com|LABUHANBATU-Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia-Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPTI-KSPSI) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke VI di Aula Permataland Hall, Jalan Letjen Ahmad Yani, Rantau Prapat Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Rabu (4/11/2020)

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) FSPTI-KSPSI Sumut, Sabam Parulian Manalu dalam sambutannya mengatakan, dengan Musda FSPTI-KSPSI ini diharapkan, semua anggota bersatu dan tidak terpecah belah.

“Sebenarnya Musda ini harusnya dilaksanakan lebih cepat, supaya kita satua arah, jangan ada yang keutara, selatan, barat, tetapi kita harus bersatu dan tidak terpecah belah,” ujar Sabam Manalu.

Sabam mengapresiasi kinerja panitia Musda karena melaksanakan Musda tepat waktu.

“Pelaksanaan Musda ini bisa terlaksana berkat adanya jaminan keamanan dari pihak kepolisian Polres Labuhanbatu. Saya sangat mengapresiasi dkinerja Polres Labuhanbatu yang dipimpin oleh Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan,” ungkap Sabam Parulian Manalu.

Musda turut dihadiri Ketua DPP, FSPTI-KSPSI, Surya Bakti Batubara, Sekum DPP, Edward, Ketua DPD FSPTI-KSPSI Provinsi Jambi, Natal Parlindungan Hutabarat, Ketua Dewan Pimpin Cabang F.SPTI-K.SPSI Kabupaten Serdang bedagai, Abdul Hakim Rangkuti bersama pengurus lainnya.

Ketua DPD FSPTI-KSPSI Provinsi Jambi Natal Parlindungan Hutabarat menyampaikan, di organisasi FSPTI-KSPSI siapapun boleh menjadi pemimpin, tetapi harus mengikuti mekanisme dan anggaran dasar dan rumah tangga (ADRT) organisasi.
Ketua Umum Dewan Pipinan Pusat (DPP) FSPTI-KSPSI Surya Bakti Batubara dalam sambutannya mengaku, bangga dengan adanya 26 DPC FSPTI-KSPSI di Sumut.

“Saya sangat bangga bahwa di Provinsi Sumatera Utara telah bergabung sebanyak 26 DPC Kabupaten Kota,”ucap Suria Bakti Batubara.
FSPTI-KSPSI ini lanjutnya, milik
bersama bukan milik seorang saja. Untuk itu, untuk mengembangkan organisasi harus dengan satu komando dan satu tujuan.
“Kedepannya, pengurus FSPTI mulai dari ketua-ketua PUK (Pimpinan Unit Kerja) harus mengikuti pelatihan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). Selain itu, kita harus menyatukan tekat kita untuk berjuang,” pungkasnya. (MS6)