Awal Pekan, Harga Emas Alami Penurunan  

mediasumutku,com| MEDAN- Dalam satu hari perdagangan sebelumnya, atau tepatnya di awal pekan ini. Harga emas mengalami penurunan yang sangat tajam. Dari kisaran sebelumnya yang sempat menyentuh $1.657 per ons troy. Tiba-tiba emas anjlok mendekati level $1.860 per ons troynya. Kinerja harga emas benar benar mengalami keterpurukan seiring dengan sentimen negative yang mempengaruhinya.

“Kemenangan Joe Biden sebelumnya juga membuat emas menjadi kuarng begitu menarik. Sementara temuan vaksin covid 19 yang dinilai benar-benar aman oleh Pfizer memicu terjadinya penurunan harga emas itu sendiri. Saya justru menyarankan agar masyarakat untuk tidak agresif dalam berinvestasi emas. Karena ada ekspektasi pemulihan ekonomi di masa yang akan datang,” kata Analis Keuangan Sumut, Gunawan Benjamin, Selasa (10/11/2020).

Dikatakan Gunawan, kemenangan Joe Biden sejauh ini masih dianggap sebagai salah satu sentiment yang akan memperbaiki kondisi ekonomi. Ditambah temuan vaksin yang aman, maka kedepan ekspektasi pemulihan ekonomi akan semakin nyata. Dan disini letak kemungkinan adanya pemulihan ekonomi sehingga masyarakat akan mencari instrument investasi yang menguntungkan selain emas.

“Saham akan lebih menjanjikan disaat terjadi pemulihan ekonomi dibandingkan dengan emas. Dan disaat itu investor bisa saja melakukan aksi jual pada emas yang berpotensi menggiring penurunan harga emas itu sendiri. Jadi baiknya sementara hindari membeli emas dalam jumlah besar. Harus mewaspadai kemungkinan pembalikan arah,” ujarnya.

Terlebih resesi yang sudah berlangsung selama dua kuartal ini diperkirakan juga mulai pulih di kuartal keempat. Sehingga membeli emas di kondisi sekarang memiliki resiko kerugian yang lebih besar dibandingkan sebelumnya. Sejauh ini emas masih bertahan dikisaran $1.880-an per ons troy.

“Kalau mengacu pada mata uang rupiah di level 14.000 per US Dolar. Maka harga emas murni saat ini dijual dikisaran Rp850.000 per gramnya,” pungkasnya.(MS11/foto:ilustrasi/int)