411 Mahasiswa UNA Terima Bantuan UKT dari Kemendikbud

mediasumutku.com | ASAHAN –Sebanyak 411 mahasiswa Universitas Asahan (UNA) mendapat beasiswa bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia. Bantuan tersebut diserahkan secara luring di Aula FKIP UNA, pada hari Selasa (10/11/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri Pejabat Rektor UNA Prof. Dr. Tri Harsono, M.Si, Wakil Rektor II Bidang Administrasi dan Keuangan Dr. Sri Rahayu, M.Pd, Kabag. Administrasi Keuangan Nakiah Matondang, SE, Kabag. Kemahasiswaan Ghifary Ridha Nasution, A.Md, orangtua mahasiswa dan mahasiswa penerima bantuan UKT.

Rektor UNA Prof. Dr. Tri Harsono, M.Si dalam sambutannya berharap, bantuan tersebut bisa membantu mahasiswa UNA selama kuliah, dan bisa memberi dorongan motivasi untuk terus berkontribusi aktif dan berprestasi memajukan kegiatan dikampus UNA.

“Selamat kepada 411 mahasiswa yang mendapat bantuan UKT, semoga bisa membantu dalam perkuliahan dan memotivasi agar lebih aktf dan berprestasi,” ujarnya.

Tri Harsono menambahkan, selain institusinya sudah terakreditasi B, saat ini 11 program studi (prodi) di UNA juga sudah terakreditasi B. Di tingkat nansional, UNA sendiri berada pada posisi rangking 226 serta peringkat 5 PTS terbaik se-Sumatera Utara.

“Kami berharap kepada orangtua mahasiswa dapat memberikan masukan baik itu berupa kritik atau saran agar kedepannya UNA Unggul,” katanya.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan alumni mengucapkan selamat kepada seluruh penerima bantuan UKT ini, ia berharap uang yang telah diserahkan ini dapat dipergunakan untuk menunjang kegiatan perkuliahan dan proses belajar para mahasiswa selama kuliah di UNA.

“Kita berharap, bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa yang menerima dan menjadi motivasi untuk lebih semangat menjalani perkuliahan. Bantuan UKT ini diperuntukkan untuk mahasiswa UNA semester 3, 5, dan 7 yang terdampak Pandemi Covid-19,” sebutnya.

Pendistribusian bantuan tersebut, dilaksanakan secara luring dengan menerapkan protokoler kesehatan 3 M dan memberlakukan penjadwalan.(MS10)