7.730 KPM Di Tebingtinggi Terima BST Tahap 10

mediasumutku.com|SERGAI- Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap 10 resmi disalurkan di Kota Tebing Tinggi. Sebanyak 7.730 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 5 Kecamatan bakal menerima bantuan uang tunai senilai Rp.300 ribu perbulan selama 4 bulan kedepan.
Hal ini disampaikan Walikota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan, disela-sela meninjau langsung penyaluran bantuan, di Anjungan Sri Mersing Lapangan Merdeka, Minggu (10/1/2021).
“Sebesar apapun bantuan itu kita harus mensyukurinya. Bantuan itu diberikan pemerintah karena saat ini kita masih mengalami pandemi Covid-19,” kata Umar Zunaidi.

Dikatakannya, karena sampai saat ini belum mengetahui kapan pandemi ini berakhir. Untuk itu, pemerintah menganggap perlu tetap melanjutkan pemberian Bantuan Sosial Tunai.

“Kami juga mengingatkan kepada bapak dan ibu jika ada yang ekonominya sudah baik, BST ini tidak usah diambil. Silahkan saja diserahkan kepada kantor pos untuk dapat diserahkan kepada orang lain yang lebih berhak,”ucap Walikota.
Dia mengingatkan, kepada masyarakat penerima bantuan untuk menggunakan uang bantuan tersebut untuk keperluan yang benar-benar dibutuhkan.

“Ini sesuai himbauan Presiden, karena uang ini diberikan untuk menambah biaya sembako. Karena kita dianggap kesulitan membeli sembako dalam situasi pandemi. Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini ada juga bisnis kegiatan ekonomi yang lancar seperti jual bunga, jual ikan cupang, sepeda, dan masker serta lainnya. Dalam arti kita harus tetap kerja keras karena peluang selalu ada,” jelasnya.

Terkait vaksin Covid 19, Walikota Tebingtinggi, Umar Zunaidi menjelaskan, bahwa vaksin tersebut datangnya bertahap. Diprediksi dalam 1 tahun baru selesai warga Kota Tebingtinggi di vaksin.

“Untuk penerima vaksin tahap pertama diutamakan untuk tenaga kesehatan, TNI/Polri dan pejabat yang berhubungan langsung dengan publik. Oleh karena itu, mari kita terus menjaga kesehatan kita dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktifitas sehari-hari, “pesan Walikota.
Walikota menyampaikan adanya kenaikan kasus positif Covid-19 pasca libur Natal dan Tahun Baru kemarin. Semula hanya 7 kasus, kini sudah bertambah menjadi 29 kasus.

“Ini terjadi karena pelaku perjalanan. Semakin banyak warga yang melakukan perjalanan, tidak menjaga kesehatan, maka semakin mudah orang terpapar Covid 19. Pulang kerumahnya, dia menularkan virus kepada keluarganya. Makanya kalau ada anggota keluarga yang pulang atau datang dari daerah lain harus di isolasi dulu dan diperiksa kesehatannya agar tidak menulari,” tutup walikota.
Sebelumnya, Deputi Jaringan dan Layanan Keuangan Kantor Regiunal 1 PT Pos Indonesia Selo Edi melaporkan, untuk Kota Tebingtinggi akan dibayarkan sebanyak 7.730 KPM untuk 5 kecamatan. Hari ini sebagai penerima perdana akan diserahkan kepada Kecamatan Bajenis sebanyak 1.813 KPM.
“Kami atas nama Perusahaan Pos Indonesia mengucapkan terimakasih atas kerjasama pihak Muspika dan Pemerintah Kota untuk melaksanakan kegiatan ini. Kepada pihak penerima selaku KPM kami mohon tetap menjaga protokol kesehatan COVID-19 yakni, menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan,” harapnya. (MS6)